Bireuen l DetikAcehnews.id - Pemerintah Aceh kembali menggelar Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dengan pendekatan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kegiatan safari Ramadhan kali ini mengunjungi masyarakat yang terdampak bencana alam di pasca-bencana hidrometeorologi siklon senyar.
Tahun ini, kegiatan keagamaan tahunan tersebut diprioritaskan menjangkau 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana hidrometeorologi sebagai bentuk penguatan spiritual sekaligus solidaritas sosial.
Salah satu titik kunjungan dilaksanakan di Masjid Besar Baitunnur, Keude Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Aceh menurunkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Ketua Bappeda Aceh Dr. Husnan, S.T., M.P., Kepala Dinas (DPMG) Aceh Dr. H. Iskandar AP, S.Sos., M.Si, ketua Baitul Mal Aceh Muhammad Yunus M Yusuf, bersama rombongan turut di sertai beberapa pegawai pada OPD tersebut.
Koordinator Tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh, Dr. Husnan, S.T., M.P.,dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran tim safari merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh kepada masyarakat, khususnya mereka yang tengah menghadapi ujian dan cobaan.
"Pada kesempatan ini, kami atas nama Pemerintah Aceh menyampaikan salam takzim Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur kepada masyarakat di kecamatan Peudada kabupaten Bireuen,"
"Semoga setelah cobaan yang kita hadapi, kita dapat bangkit kembali dan menata kehidupan menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.
Kepala Dinas (DPMG) Aceh Dr. H. Iskandar AP, S.Sos., M.Si,saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan,Safari Ramadhan intinya adalah silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, khususnya di daerah terdampak bencana ”
Seperti pesan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, Tim Safari Ramadhan, hurus menginput data konkret mengenai apa yang dirasakan dan dialami masyarakat di daerah bencana, berdasarkan dampak langsung pasca-bencana, informasi ini akan di kaji oleh tim bappeda aceh untuk di usulkan pada anggaran pemerintah aceh, " jelas Iskandar.
Selain tausiyah dan penyerahan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur jalan rusak parah,setelah bencana khususnya akses antar dusun yang dinilai perlu peningkatan kualitasnya guna mendukung mobilitas dan permulihan ekonomi masyarakat setelah paska bencana.
Dalam kesempatan Itu tim Tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh, menyerahkan bantuan kepada pengurus mesjid besar Baitunnur, Sajadah ada 5 golong besar sumber dari Kesra Aceh, ada paket Ramadhan ada 100 paket sembako yang anggarannya bersumber dari Baitul Mal Aceh, santunan untuk 300 orang anak yatim, kemudian bantuan Rp 11,4 juta dana kepada pengurus mesjid sumbangan dari pegawai dari 3 Instansi (OPD), "tutupnya.
Tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh, di sambut oleh ketua Bappeda Bireuen, Dailami, S.Hut., M.Ling, Camat Peudada Erry Seprinaldi, S.STP., S.Sos., M.Si.
Dan Sekretaris DPMGPKBEN, Musni Syahputra dan pengurus mesjid besar Baitunnur, tokoh masyarakat, dan para jemaah solat terawih acara di tutup dengan doa bersama. (Samsul)