Detikacehnews.id | Bireuen - Ribuan masyarakat bersama para penyintas bencana banjir memadati halaman Masjid Baitul Izzah Krueng Panjo, Kemukiman Kuta Meusee, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Selasa (7/4) malam. Kehadiran mereka dalam kegiatan Tabligh Akbar menjadi momentum spiritual untuk menguatkan kembali iman dan semangat setelah musibah banjir yang melanda wilayah tersebut.
Tabligh Akbar bertajuk “Meneguhkan Iman di Tengah Musibah” menghadirkan da’i kondang, Tgk Habibi Nawawi, yang disambut antusias oleh masyarakat. Suasana religius begitu terasa saat ribuan jamaah mengikuti tausyiah dengan penuh khidmat, berharap mendapatkan kekuatan batin di tengah kondisi yang masih sulit.
Dalam tausyiahnya, Tgk Habibi Nawawi mengingatkan bahwa setiap ujian hidup merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT untuk meningkatkan keimanan hamba-Nya. Ia mengajak masyarakat untuk tetap bersabar, memperbanyak doa, serta menjaga kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana.
“Musibah bukanlah akhir dari segalanya. Justru di sinilah Allah menguji keteguhan kita. Tetaplah yakin bahwa pertolongan Allah selalu dekat bagi hamba-hamba yang sabar,” pesannya di hadapan jamaah.
Kehadiran da’i muda yang juga dikenal sebagai juara pertama ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi para korban banjir. Siraman rohani yang disampaikan menjadi penguat mental bagi masyarakat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan yang lebih baik ke depan.
Kegiatan keagamaan tersebut turut diinisiasi oleh Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Amiruddin Idris. Ia selama ini dikenal aktif mendukung berbagai kegiatan keagamaan di daerah tersebut. Selain itu, sebagai anggota DPRA, Amiruddin juga mendorong pembangunan Masjid Baitul Izzah melalui anggaran Pokok Pikiran (Pokir) yang disalurkan secara berkelanjutan dalam tiga tahun terakhir.
Amiruddin menyampaikan bahwa kawasan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, termasuk Krueng Panjo, merupakan wilayah yang kerap terdampak banjir dan longsor. Meski demikian, ia menilai masyarakat setempat memiliki ketangguhan yang luar biasa dalam menghadapi ujian. “Kita melihat masyarakat di sini sangat kuat. Semoga mereka segera bangkit dan dapat menata kembali kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Zubir Muhammad, menyampaikan bahwa kehadiran Tgk Habibi menjadi penyejuk bagi masyarakat yang masih terdampak bencana. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kembali optimisme di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.
“Kehadiran beliau memberikan semangat baru bagi masyarakat. Kami juga mengajak para donatur yang memiliki kemampuan finansial untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Baitul Izzah,” ujar Zubir.
Tabligh Akbar ini tidak hanya menjadi ajang penguatan spiritual, tetapi juga momentum mempererat solidaritas sosial antarwarga. Di tengah keterbatasan pasca-banjir, kebersamaan dan dukungan moral menjadi modal penting bagi masyarakat untuk bangkit kembali dan membangun masa depan yang lebih baik.
