Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Ramadhan, Bupati Bireuen Salurkan 2.300 Paket Bantuan untuk Korban Banjir

Senin, 16 Februari 2026 | 18:15 WIB Last Updated 2026-02-16T11:15:40Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bireuen menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir. Sebanyak 2.300 paket bantuan berisi sembako, perlengkapan salat, serta Al-Qur’an diserahkan khusus kepada warga yang kehilangan rumah maupun mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir.


Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, Senin (16 Februari 2026), didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya unsur asisten pemerintah daerah, kepala dinas terkait, serta para camat di wilayah terdampak. Bantuan tersebut merupakan amanah dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang disalurkan melalui pemerintah daerah kepada masyarakat korban banjir.


Bupati Mukhlis menegaskan bahwa penyaluran bantuan difokuskan kepada warga yang paling terdampak, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya mengalami kerusakan berat. Data penerima berasal dari laporan kecamatan dan telah melalui proses verifikasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana agar bantuan tepat sasaran.


Hari ini kami turun langsung menyerahkan paket bantuan berupa sembako dan perlengkapan salat kepada warga terdampak banjir. Ini merupakan amanah yang harus kami pastikan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Bupati di sela kegiatan penyerahan bantuan.


Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Ramadan, terutama bagi warga yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi dan tempat tinggal pascabencana. Pemerintah daerah, kata Mukhlis, berkomitmen terus menyalurkan bantuan logistik maupun bentuk dukungan lain hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.


Selain itu, Bupati juga meminta para camat dan keuchik agar aktif melaporkan perkembangan kondisi masyarakat di desa masing-masing. Hal ini penting agar tidak ada warga terdampak banjir yang terlewat dari perhatian pemerintah.


Kami berharap aparatur di kecamatan dan desa terus memberikan informasi terbaru mengenai kondisi masyarakat. Jangan sampai ada warga yang kesulitan pangan atau kebutuhan pokok, pemerintah akan terus berupaya memberikan bantuan terbaik,” tegasnya.


Respons positif datang dari masyarakat penerima bantuan. Irawati, salah satu penyintas banjir dari Gampong Leubu Me, Kecamatan Makmur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.


Ia menuturkan bahwa bantuan sembako, perlengkapan salat, serta Al-Qur’an sangat membantu masyarakat yang masih berjuang bangkit setelah terdampak banjir. Menurutnya, perhatian pemerintah dan dukungan berbagai pihak memberikan semangat baru bagi warga dalam menghadapi Ramadan.


Apresiasi serupa juga disampaikan Agustiar, Keuchik Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat desa yang terdampak banjir, khususnya menjelang bulan puasa.


Menurutnya, keberlanjutan bantuan dari pemerintah daerah dan berbagai lembaga diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.


Melalui penyaluran bantuan Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak musibah. Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat memperkuat proses pemulihan masyarakat sekaligus menghadirkan ketenangan dalam menyambut bulan suci Ramadan.