Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menko PMK Serahkan Bantuan Rp86,1 Miliar untuk 4.347 KK Terdampak Bencana di Bireuen

Rabu, 04 Maret 2026 | 07:20 WIB Last Updated 2026-03-04T00:20:04Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) melakukan kunjungan kerja (3/3/2026) ke Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, dalam rangka penyerahan Bantuan Dana Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Tahap II bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi siklon Senyar.


Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Bireuen ini menjadi momentum penting percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan konkret untuk kembali bangkit dan menata kehidupan.


Dalam kunjungan tersebut, Menko PMK didampingi oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal, serta Deputi Kemenko PMK Lilik Kurniawan. Kehadiran jajaran pejabat pusat tersebut menegaskan sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam penanganan dampak bencana.


Secara simbolis, Menko PMK menyerahkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak di Kabupaten Bireuen dengan total nilai Rp86.100.000.000 yang diperuntukkan bagi 4.347 kepala keluarga (KK). Bantuan tersebut terbagi dalam dua kategori kerusakan.


Untuk kategori rumah rusak ringan, bantuan diberikan kepada 2.954 KK dengan nilai Rp15.000.000 per KK, sehingga total anggaran mencapai Rp44.310.000.000. Sementara itu, untuk rumah rusak sedang, bantuan disalurkan kepada 1.393 KK dengan nilai Rp30.000.000 per KK, dengan total sebesar Rp41.790.000.000.


Dalam arahannya, Menko PMK menegaskan bahwa bantuan stimulan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk segera melakukan perbaikan dan kembali menjalani aktivitas secara normal.


Saya berharap dana stimulan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk perbaikan rumah yang rusak akibat banjir. Pemerintah Pusat akan terus melakukan verifikasi terhadap rumah-rumah warga terdampak di Bireuen agar tidak ada yang terlewatkan,” ujar Pratikno.


Selain menyerahkan bantuan di Kabupaten Bireuen, Menko PMK juga menyapa secara daring perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang turut terdampak bencana. Penyerahan dana stimulan perbaikan rumah dilakukan secara serentak dan dipusatkan di Kabupaten Bireuen sebagai lokasi utama kegiatan.


Pada kesempatan yang sama, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menunjukkan kepedulian sosial dengan menyantuni 200 anak yatim. Santunan tersebut bersumber dari gaji pribadi Bupati sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Menko PMK bersama Wakil Gubernur Aceh dan Bupati Bireuen.


Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat, ulama kharismatik, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, Muspika, serta para keuchik dari berbagai gampong.


Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan soliditas dan kebersamaan seluruh elemen daerah dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan proses rehabilitasi berjalan efektif dan tepat sasaran.


Rangkaian kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan buka puasa bersama antara Menko PMK dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bireuen. Suasana kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menghadirkan optimisme baru bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik.


Dengan tersalurkannya bantuan stimulan ini, diharapkan proses perbaikan rumah warga dapat segera terlaksana, sehingga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bireuen dapat pulih secara bertahap dan berkelanjutan.