×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bupati Bireuen Lepas 38 Anggota Pramuka Ikuti Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:55 WIB Last Updated 2026-08-08T01:55:48Z




Detikacehnews.id | Bireuen – Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bireuen, secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bireuen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.

Upacara pelepasan berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Jumat (7/8/2026), dan menjadi momentum penting bagi para peserta sebelum bertolak menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, sebagai lokasi pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, M.T., selaku Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bireuen, Ketua DPRK Bireuen, unsur Forkopimda, TP PKK Kabupaten Bireuen, jajaran Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka, para Ketua Mabigus, pembina Pramuka, orang tua peserta, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Upacara pelepasan dipimpin oleh Farel selaku Komandan Upacara. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat, terutama saat para peserta kontingen menerima arahan dan motivasi sebelum menjalankan tugas membawa nama Kabupaten Bireuen pada ajang kepramukaan tingkat nasional tersebut.

Dalam laporan Pimpinan Kontingen, Rizki Firdatul Utama menyampaikan bahwa Kontingen Kwarcab Bireuen yang diberangkatkan berjumlah 38 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 20 peserta reguler dan 18 peserta mandiri yang nantinya akan bergabung bersama Gugus Depan Binaan Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh.

Seluruh anggota kontingen akan mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang dipusatkan di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Keikutsertaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, membangun jejaring persahabatan, serta mengembangkan karakter dan kemampuan kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. menyampaikan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan atau pertemuan besar anggota Pramuka dari berbagai daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.

Jambore Nasional, kata Bupati, merupakan wadah bagi para anggota Pramuka untuk belajar mengenai kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Karena itu, Bupati meminta seluruh peserta dari Kabupaten Bireuen dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

Jambore Nasional merupakan wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian generasi muda. Karena itu, ikuti seluruh kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab,” pesan Bupati.

Bupati juga mengingatkan para peserta agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Satya dan Darma Pramuka selama berada di lokasi kegiatan. Sebagai bagian dari kontingen Kabupaten Bireuen, para peserta diharapkan mampu menunjukkan sikap yang baik, santun, disiplin, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kehadiran peserta di Jambore Nasional sekaligus membawa nama Kabupaten Bireuen. Oleh sebab itu, setiap tindakan dan sikap yang ditunjukkan selama mengikuti kegiatan akan menjadi bagian dari citra daerah di tingkat nasional.

Bupati berharap para peserta tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dan berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Jaga disiplin, junjung tinggi Satya dan Darma Pramuka, serta tunjukkan prestasi dan sikap terbaik sebagai duta Kabupaten Bireuen,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jambore Nasional hendaknya dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada teman-teman Pramuka lainnya di Kabupaten Bireuen. Dengan demikian, keikutsertaan dalam Jamnas tidak berhenti pada pengalaman pribadi peserta, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan Gerakan Pramuka di daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi agar para peserta tampil percaya diri dan mampu menjaga kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Ia berharap kontingen Bireuen dapat membawa pulang pengalaman, pengetahuan, dan prestasi yang membanggakan, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dengan anggota Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Bireuen menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Selamat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Tunjukkan prestasi, jaga nama baik Kabupaten Bireuen, dan jadilah teladan bagi generasi muda Indonesia. Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Salam Pramuka,” ujar Bupati.

Setelah penyampaian amanat, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bendera kontingen oleh Bupati Bireuen kepada Pimpinan Kontingen. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada para anggota kontingen untuk membawa nama Kabupaten Bireuen dalam kegiatan Pramuka tingkat nasional.

Selain itu, dilakukan pula penyematan jaket Kontingen Kwarda Aceh kepada perwakilan peserta. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi bagian dari tanda kesiapan para peserta untuk mengikuti Jambore Nasional XII.

Kegiatan pelepasan kemudian diakhiri dengan foto bersama antara Bupati Bireuen, Wakil Bupati Bireuen, unsur Forkopimda, jajaran pembina Pramuka, orang tua peserta, pimpinan kontingen, serta seluruh anggota kontingen.

Semangat para peserta semakin terlihat saat rangkaian kegiatan ditutup dengan yel-yel Pramuka. Suasana penuh antusiasme tersebut menjadi gambaran kesiapan kontingen Bireuen untuk mengikuti salah satu kegiatan terbesar dalam Gerakan Pramuka Indonesia.

Keikutsertaan 38 anggota Pramuka Bireuen dalam Jambore Nasional XII Tahun 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu membangun semangat persatuan dan persaudaraan.

Dengan bekal pesan dan dukungan dari pemerintah daerah, para pembina, serta keluarga, Kontingen Kwarcab Bireuen diharapkan mampu menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan membawa nama Kabupaten Bireuen secara positif di tingkat nasional.