Detikacehnews.id | Bireuen – Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menegaskan pentingnya peran guru sebagai teladan bagi peserta didik sekaligus kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pesan tersebut disampaikan saat mengukuhkan 171 lulusan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Senin (12/10/2026).
Pengukuhan berlangsung di Aula Creative Center MA Jangka, Kabupaten Bireuen, dengan pelaksanaan secara luring dan daring. Prosesi tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk melanjutkan pengabdian di dunia pendidikan dengan bekal kualifikasi akademik yang telah diselesaikan.
Dalam arahannya, Dr. Marwan menyampaikan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi harus diikuti dengan peningkatan kualitas diri dan tanggung jawab profesional sebagai seorang pendidik. Menurutnya, guru tidak hanya memiliki tugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga berperan membentuk karakter dan memberikan contoh yang baik bagi peserta didik.
Peran guru sebagai role model menjadi hal penting karena sikap, perilaku, kedisiplinan, dan tanggung jawab seorang pendidik dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi anak-anak di sekolah.
Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menunjukkan keteladanan dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik ketika berinteraksi dengan peserta didik maupun saat membangun hubungan dengan sesama tenaga pendidik dan lingkungan sekolah.
Guru juga dituntut untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta menanamkan nilai-nilai positif melalui proses pembelajaran. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi penerus.
Guru Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman
Selain menekankan pentingnya keteladanan, Rektor Universitas Almuslim juga mengingatkan para lulusan agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, dunia pendidikan terus mengalami perubahan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan peserta didik. Kondisi tersebut menuntut guru untuk tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik.
Para pendidik perlu terus memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.
Kemampuan beradaptasi juga diperlukan agar guru dapat menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekolah, termasuk perubahan pola belajar, perkembangan teknologi pendidikan, dan dinamika sosial yang memengaruhi proses pembelajaran.
Dalam konteks tersebut, peningkatan kualifikasi akademik hendaknya menjadi landasan untuk terus mengembangkan kompetensi, bukan sekadar memenuhi persyaratan formal pendidikan.
Para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, serta mendorong peserta didik agar berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.
Dengan semangat belajar sepanjang hayat, guru diharapkan dapat menjalankan perannya secara profesional dan tetap relevan dengan kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
Sebanyak 171 Guru Selesaikan Program Kualifikasi Akademik
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 171 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri atas 72 lulusan Program Studi PGSD dan 99 lulusan Program Studi PG-PAUD.
Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP Universitas Almuslim, Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa 80 lulusan mengikuti prosesi secara langsung di lokasi kegiatan, sedangkan 91 lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom.
Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Almuslim dengan menyerahkan ijazah kepada para lulusan, didampingi Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., yang turut menyerahkan piagam penghargaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Universitas Almuslim, Kepala Bagian Akademik, Kepala Bagian Keuangan, para Wakil Dekan FKIP, Gugus Kendali Mutu FKIP, Ketua Program Studi PGSD, Ketua Program Studi PG-PAUD, Kasubbag Akademik FKIP, serta para dosen.
Pengukuhan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-IV yang ditujukan bagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana atau diploma empat, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Program tersebut menjadi kesempatan bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat landasan keilmuan dalam menjalankan profesinya.
Dekan FKIP Apresiasi Perjuangan Para Lulusan
Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan yang telah menunjukkan kesungguhan dalam menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Strata Satu (S-1).
Ia menilai, keberhasilan tersebut patut dibanggakan, terutama bagi para guru yang harus membagi waktu antara kegiatan perkuliahan, pekerjaan, dan tanggung jawab keluarga.
Sari berharap para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Pengalaman mereka yang telah lebih dahulu terjun langsung ke dunia pendidikan perlu terus diperkuat dengan pengetahuan dan pemahaman akademik yang relevan.
Menurutnya, pengalaman menghadapi beragam karakter peserta didik dan persoalan pembelajaran merupakan modal penting bagi guru untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran.
Karena itu, para lulusan diharapkan dapat memadukan pengalaman lapangan dengan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan, sehingga memberikan dampak positif bagi peserta didik dan lingkungan sekolah.
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Guru yang Terus Belajar
Pesan Rektor Universitas Almuslim dalam pengukuhan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik tenaga pendidik, tetapi juga oleh kesediaan mereka untuk terus berkembang dan memberikan teladan.
Gelar akademik merupakan salah satu tahapan dalam perjalanan profesional seorang guru. Tantangan berikutnya adalah menerapkan ilmu pengetahuan, memperkuat kompetensi, dan menghadirkan pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan peserta didik.
Dengan menjadikan keteladanan dan kemampuan beradaptasi sebagai bagian dari profesionalisme, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan.
Pengukuhan 171 lulusan PGSD dan PG-PAUD tersebut sekaligus menjadi awal bagi para pendidik untuk melanjutkan pengabdian dengan semangat baru, terus belajar, serta mengambil peran dalam mempersiapkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

