Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Inisiasi Gerakan EcoPaAct, HIMAP Umuslim Tanam 250 Bibit Mangrove di Pesisir Kuala Raja

Minggu, 14 September 2025 | 22:42 WIB Last Updated 2025-09-14T15:42:49Z

Momen Ketua dan Pengurus HIMAP Umuslim menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Kuala Raja.


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAP) Universitas Al Muslim (UMUSLIM) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman 250 bibit mangrove (14/9) di kawasan pesisir Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen.


Kegiatan yang mengusung tema Ecological Public Administration Action (EcoPaAct) ini menjadi bukti nyata peran aktif mahasiswa dalam menjawab tantangan kerusakan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Selain berfungsi sebagai benteng alami dari abrasi, mangrove juga memiliki peranan vital sebagai penyangga ekosistem laut dan habitat bagi berbagai biota perairan.


Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMUSLIM, Fitri Ernalis, S.Sos., M.Ap., yang dalam sambutannya menekankan bahwa keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan merupakan modal penting dalam menghadapi ancaman perubahan iklim global.


Mahasiswa bukan hanya agen perubahan di bidang akademik, tetapi juga motor penggerak dalam pembangunan sosial dan lingkungan. Penanaman mangrove ini menjadi bukti bahwa generasi muda siap berkontribusi nyata demi keberlanjutan hidup masyarakat,” ujarnya memberikan apresiasi atas inisiatif HIMAP.


Dukungan serupa juga datang dari pemerintah desa setempat. Geuchik Desa Kuala Raja, H. Hendra Cipta, menyampaikan penghargaan yang tinggi atas kehadiran mahasiswa UMUSLIM yang memilih Kuala Raja sebagai lokasi kegiatan peduli lingkungan ini.



Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Mangrove bukan hanya bermanfaat menjaga garis pantai dari ancaman abrasi, tetapi juga mampu mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir. Semoga langkah baik ini tidak berhenti di sini, dan bisa berlanjut serta menginspirasi komunitas lain di masa mendatang,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua HIMAP UMUSLIM, Yasinta Putri, menuturkan bahwa kegiatan EcoPaAct merupakan bagian dari program kerja organisasi mahasiswa Administrasi Publik yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat.


Kami berharap kegiatan ini dapat memberi dampak positif, tidak hanya dalam menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Mangrove yang kami tanam hari ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” jelas Yasinta.


Lebih jauh, Yasinta juga menegaskan bahwa HIMAP UMUSLIM berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan. Ia juga mengajak pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan berbagai pihak lainnya untuk turut serta memberikan perhatian serius terhadap pelestarian ekosistem mangrove di Kabupaten Bireuen.


Dengan penanaman 250 bibit mangrove ini, pesisir Desa Kuala Raja diharapkan semakin terlindungi dari potensi abrasi serta menjadi kawasan yang lebih ramah bagi keberlangsungan biota laut. Kehadiran mahasiswa dalam aksi nyata peduli lingkungan ini menandai bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi kontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.