Detikacehnews.id | Bireuen - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bireuen menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Minggu, 8 Februari 2026, di Hotel Fajar Bireuen. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi partai dalam merumuskan arah kebijakan serta program kerja strategis untuk periode 2025–2030.
Selain membahas program kerja, Rakerda juga menegaskan target politik PKS Bireuen pada Pemilu mendatang. Ketua DPD PKS Bireuen, Syahrizal, SP dalam sambutan pembukaan menyampaikan optimisme partai untuk meningkatkan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen hingga mencapai 10 kursi.
Menurutnya, target tersebut disusun berdasarkan evaluasi capaian pemilu sebelumnya serta potensi dukungan masyarakat di masing-masing daerah pemilihan (dapil). PKS Bireuen menargetkan dua kursi di dapil yang selama ini telah memiliki keterwakilan PKS, yakni Dapil 1, 2, 3, dan 6. Sementara itu, untuk dapil yang belum memiliki kursi PKS, yaitu Dapil 4 dan 5, masing-masing ditargetkan satu kursi.
“PKS Bireuen harus naik kelas pada pemilu ke depan. Dengan kerja terstruktur, soliditas kader, dan pelayanan nyata kepada masyarakat, target 10 kursi ini insyaAllah bisa kita capai,” ujarnya.
Rakerda tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Aceh, H. Kasibun Daulay, S.H. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, penguatan basis kader, serta peningkatan peran politik PKS di daerah.
Ia juga berharap PKS Bireuen tidak hanya mampu meningkatkan jumlah kursi legislatif, tetapi juga berpeluang mengambil peran kepemimpinan baik di lembaga legislatif maupun eksekutif pada masa mendatang. Menurutnya, hal tersebut memerlukan kesiapan kader, strategi politik yang matang, serta kedekatan yang konsisten dengan masyarakat.
Kegiatan Rakerda turut dihadiri sejumlah pimpinan dan tokoh PKS, di antaranya Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Bireuen Yusriadi, S.H., Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Bireuen T. Akmal, S.T., Ketua Fraksi PKS-PPP DPRK Bireuen H. Zulfahmi, M.T., serta Ketua Komisi Kebijakan Publik MPD PKS Aceh H. Hasanuddin, S.E. Hadir pula para pengurus DPD PKS Bireuen serta anggota DPRK dari PKS.
Melalui Rakerda ini, PKS Bireuen menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran politik sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program kerja yang disusun diharapkan tidak hanya berorientasi pada target elektoral, tetapi juga pada pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bireuen.
Rakerda menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal partai sekaligus langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik ke depan, dengan harapan PKS Bireuen dapat tampil lebih kuat, solid, dan relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“PKS Bireuen harus naik kelas pada pemilu ke depan. Dengan kerja terstruktur, soliditas kader, dan pelayanan nyata kepada masyarakat, target 10 kursi ini insyaAllah bisa kita capai,” ujarnya.
Rakerda tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Aceh, H. Kasibun Daulay, S.H. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, penguatan basis kader, serta peningkatan peran politik PKS di daerah.
Ia juga berharap PKS Bireuen tidak hanya mampu meningkatkan jumlah kursi legislatif, tetapi juga berpeluang mengambil peran kepemimpinan baik di lembaga legislatif maupun eksekutif pada masa mendatang. Menurutnya, hal tersebut memerlukan kesiapan kader, strategi politik yang matang, serta kedekatan yang konsisten dengan masyarakat.
Kegiatan Rakerda turut dihadiri sejumlah pimpinan dan tokoh PKS, di antaranya Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Bireuen Yusriadi, S.H., Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Bireuen T. Akmal, S.T., Ketua Fraksi PKS-PPP DPRK Bireuen H. Zulfahmi, M.T., serta Ketua Komisi Kebijakan Publik MPD PKS Aceh H. Hasanuddin, S.E. Hadir pula para pengurus DPD PKS Bireuen serta anggota DPRK dari PKS.
Melalui Rakerda ini, PKS Bireuen menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran politik sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program kerja yang disusun diharapkan tidak hanya berorientasi pada target elektoral, tetapi juga pada pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bireuen.
Rakerda menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal partai sekaligus langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik ke depan, dengan harapan PKS Bireuen dapat tampil lebih kuat, solid, dan relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
.jpg)
