Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Abdullah Dilantik Sebagai Ketua APDESI Peulimbang, Bahrul Fazal: Kecamatan Ini Banyak Melahirkan Tokoh Desa

Jumat, 06 Maret 2026 | 08:56 WIB Last Updated 2026-03-06T07:31:23Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Pelantikan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Peulimbang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam prosesi tersebut, Abdullah yang menjabat sebagai Keuchik Gampong Matang Kulee resmi dilantik sebagai Ketua APDESI Kecamatan Peulimbang untuk periode kepengurusan yang baru.


Kegiatan pelantikan yang dilaksanakan dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Plimbang, para Imum Mukim, seluruh keuchik dalam wilayah kecamatan, insan pers, serta Ketua APDESI Kabupaten Bireuen, Bahrul Fazal, SH.


Pelantikan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial pergantian kepengurusan organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas antar kepala desa serta merefleksikan peran strategis Kecamatan Peulimbang dalam perjalanan sejarah perjuangan pemerintah desa di Kabupaten Bireuen.


Dalam sambutannya, Ketua APDESI Kabupaten Bireuen, Bahrul Fazal, SH, menyampaikan apresiasi atas kekompakan para keuchik di Kecamatan Peulimbang. Ia menegaskan bahwa secara pribadi dirinya banyak belajar dari para tokoh desa yang lahir dan berjuang dari wilayah tersebut.


Menurut Bahrul, Peulimbang memiliki catatan sejarah penting dalam perjalanan organisasi APDESI maupun dalam perjuangan memperkuat posisi pemerintahan desa di tingkat daerah dan nasional.


Saya secara pribadi banyak belajar dari Plimbang. Kecamatan ini pernah melahirkan tokoh besar dalam perjuangan desa, yaitu almarhum Keuchik Nawi,” ujar Bahrul Fazal dalam sambutannya.


Ia mengenang almarhum Keuchik Nawi sebagai sosok pemimpin desa yang memiliki keberanian, pemikiran besar, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan hak-hak pemerintahan gampong. Menurutnya, almarhum bukan sekadar pemimpin organisasi, tetapi juga figur yang selalu berada di garis terdepan ketika kepentingan desa membutuhkan pembelaan.


Bahrul menambahkan bahwa dalam berbagai momentum perjuangan kebijakan terkait desa, peran tokoh-tokoh seperti Keuchik Nawi sangat besar dalam mendorong lahirnya perubahan yang berpihak kepada aparatur desa.


Salah satu perjuangan yang hingga kini masih dikenang adalah upaya memperjuangkan status Sekretaris Desa (Sekdes) agar dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kabupaten Bireuen tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah Sekdes yang cukup banyak diangkat menjadi PNS.


Menurut Bahrul, keberhasilan tersebut tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dilakukan para tokoh desa yang memiliki visi kuat terhadap masa depan aparatur pemerintahan gampong.


Capaian tersebut bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya. Itu adalah hasil dari perjuangan panjang, gagasan besar, dan keberanian para tokoh desa yang terus memperjuangkan hak aparatur gampong,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa merupakan hasil dari perjuangan panjang para tokoh desa di berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontribusi dari para tokoh desa yang berasal dari Kecamatan Peulimbang.


Undang-undang tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kewenangan desa, meningkatkan kapasitas pemerintahan gampong, serta membuka ruang yang lebih luas bagi desa untuk mengelola pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara mandiri.


Karena itu, Bahrul berharap kepengurusan APDESI Kecamatan Peulimbang yang baru di bawah kepemimpinan Abdullah dapat melanjutkan semangat perjuangan para tokoh terdahulu sekaligus menjaga kekompakan para keuchik dalam membangun desa.


Ia menekankan bahwa kekuatan organisasi APDESI terletak pada solidaritas, kebersamaan, dan komitmen bersama para kepala desa dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat gampong.


Peulimbang memiliki sejarah besar dalam perjalanan APDESI. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi antar keuchik, serta terus berdiri bersama dalam memperjuangkan kepentingan gampong dan masyarakat,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua APDESI Kecamatan Peulimbang yang baru dilantik, Abdullah, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya serta membangun sinergi yang kuat antara para kepala desa di wilayah tersebut.


Ia berharap APDESI Kecamatan Peulimbang dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan penguatan kapasitas pemerintahan desa sehingga mampu berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.


Pelantikan tersebut juga menjadi pengingat bahwa perjalanan organisasi APDESI tidak dapat dipisahkan dari peran para tokoh desa yang telah berjuang sejak lama dalam memperkuat posisi dan kewenangan pemerintahan gampong.


Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pelantikan tersebut, para keuchik di Kecamatan Peulimbang diharapkan mampu terus menjaga solidaritas organisasi serta bekerja bersama dalam mewujudkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.