Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BLK Bireuen Latih Puluhan Peserta, Siapkan Tenaga Kerja Terampil dan Mandiri

Kamis, 30 April 2026 | 20:00 WIB Last Updated 2026-04-30T13:00:58Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bireuen, Kamis (30/4), di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) setempat.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bireuen yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bireuen, Mawardi, SSTP., M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Juli, perwakilan Kejaksaan Negeri Bireuen, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), para instruktur, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bireuen, Mirza Fahmi, SSTP dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.

Pelatihan ini difokuskan pada penguasaan keterampilan berbasis kebutuhan pasar, seperti kejuruan menjahit pakaian dengan mesin, menghias busana dengan mesin, servis sepeda motor, serta teknisi telepon seluler. Kejuruan-kejuruan ini dipilih karena memiliki peluang kerja dan usaha yang cukup besar di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap kejuruan diikuti oleh 16 peserta yang merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Bireuen yang telah melalui proses seleksi. Dengan demikian, total peserta yang mengikuti pelatihan ini berasal dari empat bidang kejuruan yang berbeda.

Pelatihan ini dirancang berlangsung selama satu bulan dengan pendekatan berbasis kompetensi, di mana peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik langsung sesuai standar kerja yang berlaku. Hal ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai dan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lapangan.

Dalam sambutannya, Mawardi menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia mengingatkan bahwa kesempatan ini merupakan peluang berharga untuk meningkatkan kapasitas diri dan membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Peserta harus mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan hanya sekadar hadir, tetapi benar-benar memahami dan menguasai setiap materi yang diberikan. Keterampilan yang diperoleh di sini dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa lulusan pelatihan diharapkan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Dengan demikian, dampak pelatihan ini tidak hanya dirasakan oleh individu peserta, tetapi juga oleh masyarakat luas.

Dari pelatihan ini, kita berharap akan lahir tenaga-tenaga terampil yang mampu menjawab kebutuhan jasa di tengah masyarakat. Bahkan lebih dari itu, mereka diharapkan dapat membuka usaha mandiri, sekecil apa pun, yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mendukung program pengembangan tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing. Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, diharapkan angka pengangguran dapat ditekan secara bertahap, seiring dengan meningkatnya kualitas dan kemandirian tenaga kerja lokal.

Dengan sinergi antara pemerintah, instruktur, dan peserta pelatihan, UPTD BLK Kabupaten Bireuen diharapkan terus menjadi pusat pengembangan keterampilan yang mampu melahirkan generasi pekerja profesional dan wirausahawan baru di masa mendatang.