Detikacehnews.id | Bireuen – Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen Tahun 2026 resmi bergulir. Tahapan pendaftaran bakal calon Ketua IDI Cabang Bireuen periode 2026–2029 yang telah dibuka sejak awal Juni mulai mendapat respons positif dari para anggota. Hingga pertengahan masa pendaftaran, sejumlah dokter telah mengambil formulir dan menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi profesi tersebut.
Sekretaris Panitia Musda IDI Cabang Bireuen, dr. Saddam Arrazi, mengatakan bahwa pendaftaran bakal calon ketua dibuka mulai 5 Juni hingga 25 Juni 2026. Menurutnya, antusiasme anggota dalam mengikuti proses pemilihan menjadi pertanda bahwa dinamika organisasi berjalan dengan baik dan sehat.
“Alhamdulillah, sudah ada beberapa sejawat yang mengambil formulir dan mendaftar. Ini menunjukkan bahwa kehidupan organisasi di lingkungan IDI Bireuen berjalan dinamis dan demokratis. Kami berharap semakin banyak anggota yang berpartisipasi sehingga Musda dapat melahirkan pemimpin terbaik bagi organisasi,” ujar dr. Saddam.
Musda IDI Cabang Bireuen Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Solidaritas, Meningkatkan Profesionalisme Dokter Bireuen.” Tema tersebut dipilih sebagai refleksi atas pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat kualitas profesi dokter dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Selain menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat cabang, Musda juga akan membahas berbagai agenda strategis, di antaranya laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, sidang-sidang komisi, penyusunan rekomendasi organisasi, serta pemilihan Ketua IDI Cabang Bireuen untuk masa bakti 2026–2029.
Ketua IDI Cabang Bireuen periode 2023–2026, dr. Zumirda, Sp.B-ET, FINACS, FICS, menegaskan bahwa Musda merupakan momentum penting bagi seluruh dokter di Kabupaten Bireuen untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan profesi ke depan.
Menurut dr. Zumirda yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, tantangan dunia kesehatan saat ini semakin beragam, baik dari aspek pelayanan, perkembangan teknologi kedokteran, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga medis.
“Tantangan kesehatan ke depan semakin kompleks. Karena itu, kita membutuhkan sosok ketua yang mampu merangkul seluruh sejawat, baik yang bertugas di rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, puskesmas, maupun dokter praktik mandiri. Semangat kebersamaan harus terus dijaga demi kemajuan organisasi dan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Zumirda berharap kepemimpinan baru nantinya dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis selama masa kepengurusan sebelumnya sekaligus melakukan penyempurnaan terhadap berbagai aspek yang masih memerlukan perbaikan.
“Harapan kami, Musda berjalan lancar, tertib, dan demokratis. Siapapun yang nantinya terpilih sebagai Ketua IDI Cabang Bireuen, mari kita dukung bersama demi menjaga marwah profesi dokter. Program-program yang telah berjalan baik dapat dilanjutkan, sementara berbagai kekurangan selama masa kepengurusan kami dapat disempurnakan oleh ketua yang baru,” tuturnya.
Panitia Musda menetapkan sejumlah persyaratan bagi bakal calon ketua, di antaranya merupakan anggota IDI aktif yang telah memenuhi kewajiban iuran organisasi, memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku, berdomisili di Kabupaten Bireuen, serta memperoleh dukungan minimal dari 10 anggota IDI Cabang Bireuen.
Berdasarkan data sementara yang diterima panitia, hingga saat ini telah terdapat beberapa nama yang mengambil formulir pendaftaran dan menyatakan minat untuk maju sebagai calon Ketua IDI Cabang Bireuen. Dua nama yang telah terkonfirmasi adalah dr. Hulaimi, Sp.P dan dr. Diana Rizki, Sp.PA. Panitia memperkirakan jumlah bakal calon masih berpotensi bertambah mengingat masa pendaftaran masih berlangsung hingga 25 Juni 2026.
Panitia mengajak seluruh anggota IDI Cabang Bireuen untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh tahapan Musda sebagai bentuk kontribusi terhadap kemajuan organisasi profesi dokter di Kabupaten Bireuen.
Bagi anggota yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait pendaftaran bakal calon ketua, panitia menyediakan layanan informasi melalui dr. T. Ichsan di nomor 0822-5203-7750 dan dr. Saddam Arrazi di nomor 0852-0656-3242.
Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, Musda IDI Cabang Bireuen Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, visioner, dan mampu membawa organisasi semakin maju dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bireuen.
