Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkab Bireuen Segera Bangun Tiga Ruas Jalan Pascabanjir dengan Dana Hibah Rp30 Miliar dari Asahan

Kamis, 25 Juni 2026 | 21:52 WIB Last Updated 2026-06-25T14:52:47Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST bersama Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah akibat banjir di Gampong Alue Limeng dan Gampong Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kamis (25/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mempercepat penanganan infrastruktur pascabencana yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Jalan yang rusak itu merupakan akses utama penghubung antarpermukiman dan jalur vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan warga.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut didampingi Kepala Bappeda Bireuen Dailami, Asisten I Setdakab Bireuen Mulyadi, Asisten II Mawardi, Kepala Dinas PUPR Fadli Amir, Kepala Dinas Perkim Fadli Abdullah, Camat Jeumpa Rusli, serta Kepala Pos Polisi Jeumpa Ipda Abdullah.

Banjir besar yang melanda kawasan tersebut beberapa bulan terakhir menyebabkan badan jalan mengalami kerusakan berat. Bahkan, pada sejumlah titik, jalur lama telah berubah menjadi aliran sungai sehingga tidak lagi dapat digunakan oleh masyarakat.

Akibat kondisi tersebut, mobilitas warga menjadi terganggu. Kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami kesulitan melintas, sehingga aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan menjadi terhambat.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur pascabencana merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah perlu melihat langsung kondisi di lapangan agar langkah penanganan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang dihadapi masyarakat.

Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya agar langkah penanganan dapat disusun dengan tepat. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat Jeumpa dan sekitarnya, sehingga perbaikannya tidak bisa ditunda lagi,” ujar Bupati Mukhlis.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah menyiapkan pembangunan jalan baru dengan dukungan anggaran sebesar Rp30 miliar. Dana tersebut bersumber dari Transfer Keuangan Daerah (TKD) Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang telah resmi ditransfer ke kas daerah Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun tiga ruas jalan rusak dengan total panjang mencapai 10 kilometer. Ruas yang akan dibangun meliputi jalur Blang Gandai–Alue Limeng–Salah Sirong hingga KM 32.

Saat ini prosesnya sudah masuk tahap persiapan perencanaan oleh dinas teknis. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pembangunan dapat segera dimulai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Bupati Mukhlis menilai, kerja sama antar daerah yang terjalin antara Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Asahan merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

Menurutnya, pembangunan yang akan dilakukan nantinya tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan semata, tetapi juga mencakup pembangunan sejumlah jembatan dan box culvert guna memperkuat konstruksi jalan agar lebih tahan terhadap ancaman banjir di masa mendatang.

Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun diharapkan memiliki ketahanan yang lebih baik serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain itu, Bupati Mukhlis juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat setempat yang telah menunjukkan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut. Warga disebut telah bersedia menghibahkan sebagian tanah dan kebun mereka untuk kepentingan pembangunan jalan baru.

Langkah itu dinilai sangat penting mengingat jalur lama telah mengalami kerusakan berat dan tidak memungkinkan lagi untuk dipulihkan seperti semula, sehingga pembangunan harus dialihkan melalui lahan milik masyarakat.

Alhamdulillah, warga menyambut baik rencana ini dan rela melepaskan sebagian lahannya. Kami sangat berterima kasih atas dukungan tersebut, karena tanpa partisipasi masyarakat, pembangunan ini akan sulit terlaksana,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelelangan hingga pelaksanaan pekerjaan, akan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengawasan yang ketat, lanjutnya, akan dilakukan agar kualitas pekerjaan memenuhi standar teknis sehingga infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dengan dana hibah sebesar Rp30 miliar ini, kami harap jalan yang dibangun nanti tidak hanya berfungsi normal, tetapi juga lebih kokoh dan aman. Ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bireuen secara luas. Pembangunan ditargetkan segera dimulai dan selesai sesuai jadwal,” pungkas Bupati Mukhlis.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Jeumpa, khususnya warga Alue Limeng dan Salah Sirong, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan dengan lancar serta mendorong percepatan pembangunan wilayah pascabencana.