Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wisuda XL Universitas Almuslim Kukuhkan 666 Lulusan, Rektor Tekankan Pentingnya Adaptasi dan Integritas di Era Perubahan

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:45 WIB Last Updated 2026-06-20T10:02:58Z


 

Detikacehnews.id | Bireuen – Universitas Almuslim kembali menorehkan sejarah akademik melalui pelaksanaan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Magister Angkatan XL Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Halaman Kampus Induk Universitas Almuslim, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/6/2026).

Prosesi wisuda yang menjadi puncak perjalanan akademik para mahasiswa tersebut berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Ratusan wisudawan dan wisudawati bersama keluarga memadati lokasi acara untuk menyaksikan momentum bersejarah yang menandai berakhirnya masa studi sekaligus dimulainya perjalanan pengabdian di tengah masyarakat.

 Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari pimpinan dan anggota DPRK Bireuen, perwakilan Pemerintah Aceh, unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, pimpinan perguruan tinggi, tokoh pendidikan, hingga keluarga besar para wisudawan dan wisudawati.

Gubernur Aceh diwakili oleh A. Murtala yang hadir bersama sejumlah pejabat daerah. Turut hadir pula Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Ketua Pembina dan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, Ketua dan Anggota Senat Universitas Almuslim, rektor beserta jajaran wakil rektor, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, unsur Forkopimcam Peusangan, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam laporan akademiknya, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Almuslim, Hakim Muttaqim, B.Soc., Sc., S.H., M.Ec. Dev., AFA, menyampaikan bahwa jumlah lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Magister Angkatan XL Tahun 2026 mencapai 666 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 83 lulusan Program Pascasarjana, 53 lulusan Fakultas Pertanian, 299 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 31 lulusan Fakultas Teknik, 98 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 48 lulusan Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM), 12 lulusan Fakultas Ekonomi, serta 42 lulusan Fakultas Kesehatan.

Dari keseluruhan lulusan tersebut, sebanyak 106 orang berhasil meraih predikat Pujian (Cumlaude), sedangkan 560 lulusan lainnya memperoleh predikat Sangat Memuaskan.

Pencapaian tersebut menunjukkan komitmen Universitas Almuslim dalam menjaga mutu pendidikan sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional sesuai kebutuhan zaman.

Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang masing-masing.

Menurutnya, hari wisuda merupakan momentum yang sangat bermakna karena menjadi titik temu dari perjalanan panjang yang dipenuhi kerja keras, pengorbanan, doa, dan perjuangan.

Hari ini adalah hari yang penuh makna. Hari ketika perjalanan panjang, kerja keras, air mata, pengorbanan, dan doa bertemu dalam satu momentum yang agung, yaitu wisuda,” ujarnya.

Rektor menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Ia mengingatkan bahwa para lulusan tidak hanya membawa ijazah sebagai bukti akademik, tetapi juga membawa harapan besar untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Dalam pidatonya, Rektor juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda pada era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan perubahan global yang sangat cepat. Mengutip pandangan ilmuwan dan penulis dunia, Profesor Yuval Noah Harari, ia menyebut bahwa tantangan terbesar abad ini bukan lagi sekadar eksploitasi manusia, melainkan kemungkinan manusia menjadi tidak relevan apabila tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Karena itu, para lulusan diminta untuk terus belajar dan mengembangkan diri, meskipun telah berhasil memperoleh gelar akademik.

Jangan pernah merasa cukup hanya dengan satu gelar yang Anda dapatkan. Yang mampu bertahan di masa depan bukan hanya mereka yang paling pintar, tetapi mereka yang mampu beradaptasi dengan perubahan,” katanya.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa Universitas Almuslim sebagai kampus wakaf terus berupaya melahirkan insan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan manusia yang utuh, yaitu cerdas dalam berpikir, kuat dalam akhlak, dan luas dalam pengabdiannya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan sejumlah capaian strategis Universitas Almuslim dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah pertumbuhan jumlah program studi yang cukup signifikan. Jika pada tahun 2021 Universitas Almuslim memiliki 24 program studi, maka pada tahun 2025 jumlah tersebut meningkat menjadi 35 program studi atau bertambah sekitar 45,83 persen.

Selain itu, penguatan mutu akademik juga terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga tahun 2026, sebanyak 23 program studi telah meraih akreditasi Baik Sekali, satu program studi memperoleh peringkat Unggul, sembilan program studi berakreditasi Baik, serta dua program studi memperoleh status Terakreditasi Pertama.

Kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Almuslim juga terus meningkat yang tercermin dari pertumbuhan jumlah pendaftar mahasiswa baru dan mahasiswa aktif dalam lima tahun terakhir.

Di bidang sumber daya manusia, universitas terus mendorong peningkatan kualitas dosen melalui studi lanjut jenjang doktoral, pengembangan jabatan akademik, peningkatan budaya menulis dan publikasi ilmiah, serta penguatan pengabdian kepada masyarakat dan kerja sama kelembagaan.

Menurut Rektor, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, dukungan yayasan, kepercayaan masyarakat, serta doa para orang tua dan para pendiri Jamiatul Muslim yang menjadi fondasi lahirnya Universitas Almuslim.

Menutup sambutannya, Rektor berpesan kepada seluruh lulusan agar terus menjaga integritas dalam setiap langkah kehidupan. Ia mengingatkan bahwa integritas jauh lebih penting daripada sekadar popularitas.

Jangan pernah berhenti belajar, jagalah integritas lebih daripada menjaga popularitas, muliakan orang tua, jadilah manusia yang memberi manfaat bagi orang lain, dan jangan tinggalkan daerah ini tanpa kontribusi yang berarti,” pesannya.

Prosesi Wisuda Angkatan XL Tahun 2026 berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi simbol keberhasilan Universitas Almuslim dalam melahirkan generasi intelektual yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, dan semangat pengabdian yang ditanamkan selama masa pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara.