Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai di Bireuen, Bupati Mukhlis Lepas 445 Petugas Pendataan

Senin, 15 Juni 2026 | 14:15 WIB Last Updated 2026-06-15T07:15:29Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bireuen secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sekaligus melepas sebanyak 445 petugas pendataan lapangan yang akan bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Apel Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin (15/6/2026).

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting dalam upaya menyediakan data ekonomi yang komprehensif, akurat, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Kepala BPS Kabupaten Bireuen, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator di lingkungan Pemkab Bireuen, pimpinan instansi vertikal, para camat, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda statistik rutin yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, melainkan sebuah instrumen strategis yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.

Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Komitmen bersama yang kita canangkan hari ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud tanggung jawab dan tekad kita bersama untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya. Data inilah yang nantinya akan menjadi kompas dan landasan utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Mukhlis.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Kabupaten Bireuen, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, jasa, hingga berbagai sektor ekonomi lainnya yang menjadi penopang pertumbuhan daerah.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi referensi penting dalam menyusun program pembangunan, mendorong investasi, memperkuat pemberdayaan UMKM, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bireuen juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh petugas sensus yang akan turun langsung ke lapangan. Ia menyebut para petugas sebagai ujung tombak keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Saudara-saudara sekalian adalah ujung tombak yang mengemban amanah penting bagi bangsa dan daerah. Saya berpesan agar seluruh petugas senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai independensi. Bangun komunikasi yang baik dengan pelaku usaha, patuhi prosedur, serta jagalah nama baik institusi dengan mengedepankan etika dan sikap yang santun di lapangan,” pesan Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat Kabupaten Bireuen untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menghasilkan data yang valid dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bireuen, Ir. Maimun, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 445 petugas sensus telah dipersiapkan dan akan disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Bireuen yang mencakup 17 kecamatan.

Ia menjelaskan bahwa pendataan lapangan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door to door atau dari pintu ke pintu. Para petugas akan mendatangi seluruh unit usaha untuk melakukan pendataan secara langsung guna memastikan data yang diperoleh sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan nasional yang sangat strategis karena bertujuan memotret struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan sensus.

Rangkaian kegiatan pencanangan turut diisi dengan penandatanganan dokumen komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan BPS Kabupaten Bireuen sebagai bentuk dukungan dan keseriusan kedua institusi dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Suasana semakin semarak ketika acara ditutup dengan pelepasan balon Sensus Ekonomi 2026 sebagai simbol dimulainya pelaksanaan sensus di Kabupaten Bireuen. Selanjutnya, Bupati Bireuen bersama Kepala BPS Kabupaten Bireuen secara resmi melepas para petugas pendataan lapangan yang akan mulai bertugas di wilayah kerja masing-masing.

Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dengan data yang akurat dan terpercaya, diharapkan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi yang diambil ke depan semakin efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan Bireuen yang lebih maju dan berdaya saing.