Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dapat Bantuan Keuangan Rp30 Miliar, Bupati Bireuen Lakukan Kunjungan Silaturahmi dan Ucapkan Terima Kasih

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:47 WIB Last Updated 2026-06-18T06:47:27Z


 

Detikacehnes.id | Kisaran – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Bireuen melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memberikan bantuan keuangan sebesar Rp30 miliar kepada Kabupaten Bireuen untuk mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Bantuan tersebut bersumber dari Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 dan merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900/3691/SJ tanggal 18 April 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Daerah Terdampak Bencana.

Kedatangan Bupati Bireuen beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Asahan Taufik ZA didampingi Wakil Bupati Asahan Rianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Zainal Sinaga, Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, Kepala Bapperida Asahan H. Supriyanto, Kepala Dinas PUPR Asahan Agus JPG, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran Sayed Tarmizi, serta sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan lainnya.

Sementara itu, rombongan dari Kabupaten Bireuen turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Muhammad Amrullah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Fadli Abdullah, Kepala Dinas PUPR Fadli Amir, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli, serta sejumlah pejabat dan staf terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik ZA menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan telah menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp30 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Dana tersebut telah ditransfer pada pekan lalu sesuai arahan Menteri Dalam Negeri sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam membantu wilayah yang terdampak bencana.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong yang harus terus dijaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Alhamdulillah, sesuai arahan pemerintah pusat, bantuan keuangan tersebut telah kami transfer. Kami berharap bantuan ini dapat membantu percepatan pemulihan infrastruktur dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Bireuen,” ujar Taufik ZA.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan berencana melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Bireuen dalam waktu tiga bulan ke depan. Selain untuk mempererat hubungan silaturahmi antardaerah, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk melakukan monitoring terhadap pemanfaatan bantuan yang telah disalurkan.

InsyaAllah, tiga bulan ke depan kami akan berkunjung ke Bireuen. Selain bersilaturahmi, kami juga ingin melihat langsung perkembangan pembangunan yang dibiayai dari bantuan ini,” katanya.

Taufik ZA turut mengenang berbagai aksi kemanusiaan yang dilakukan masyarakat Asahan saat Aceh dilanda bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Menurutnya, masyarakat Asahan dari berbagai elemen dan komunitas secara sukarela menghimpun bantuan, membeli kebutuhan dasar bagi para korban, kemudian menyalurkannya ke wilayah terdampak di Aceh.

Bahkan, dirinya secara pribadi ikut terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama anak bangsa yang sedang menghadapi musibah.

Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh masyarakat Asahan atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Bireuen sejak masa tanggap darurat hingga proses pemulihan saat ini.

Menurut Mukhlis, bantuan yang diberikan memiliki arti sangat besar bagi masyarakat Bireuen yang masih berupaya bangkit pascabencana. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Bireuen merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak cukup berat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen dan seluruh masyarakat Bireuen, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh masyarakat Asahan yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa kepada kami,” ujar Mukhlis.

Ia menjelaskan, dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Bireuen, sebanyak 12 kecamatan mengalami dampak serius akibat bencana tersebut. Puluhan ribu kepala keluarga terdampak secara langsung, sementara berbagai fasilitas umum dan infrastruktur mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bencana yang kami alami menyebabkan kerusakan besar pada berbagai sektor. Sebanyak 12 jembatan utama mengalami kerusakan berat, ribuan hektare lahan pertanian terdampak, serta sejumlah ruas jalan strategis mengalami kerusakan akibat terjangan banjir,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mukhlis mengungkapkan bahwa bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Asahan akan digunakan untuk membangun dan memperbaiki ruas jalan Blang Gandai–Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa sepanjang 10 kilometer.

Ruas jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat yang selama ini mengalami kerusakan berat akibat bencana. Bahkan, sekitar lima kilometer dari ruas jalan tersebut harus direlokasi karena badan jalan telah tergerus banjir dan kini menjadi bagian dari aliran sungai.

Bantuan ini akan kami manfaatkan untuk membangun jalan Blang Gandai–Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa. Panjang keseluruhannya sekitar 10 kilometer dan sebagian harus direlokasi karena telah hilang akibat terjangan banjir. InsyaAllah pembangunan akan segera kami laksanakan demi mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi warga,” terang Mukhlis.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Asahan dapat terus diperkuat pada masa mendatang melalui berbagai bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan pertukaran cinderamata antara kedua kepala daerah sebagai simbol persaudaraan dan kerja sama antardaerah, serta dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama.

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata semangat solidaritas dan gotong royong antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antara masyarakat Kabupaten Asahan dan Kabupaten Bireuen.