Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Alumni Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh Gelar Mubahasah Ulama Muda Se-Aceh

Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:10 WIB Last Updated 2026-08-14T08:13:49Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Alumni Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh yang tergabung dalam Al-Albab akan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kompleks Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, selama dua hari, Sabtu–Minggu, 15–16 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan Mubahasah Ulama Muda Se-Aceh, doa bersama, serta khanduri sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para ulama, khususnya almarhum Abu Tumin Blang Bladeh, Ummi, serta para guru yang telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan dan pembinaan umat.

Ketua Panitia Pelaksana, Tgk. Muhammad Fadhil bin Mustafa, menyampaikan bahwa kegiatan Mubahasah Ulama Muda Se-Aceh menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Milad Al-Albab tahun ini.

Mubahasah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Forum ini akan membahas sejumlah persoalan keagamaan yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat dewasa ini.




Menurut panitia, pemilihan tema mubahasah didasarkan pada kebutuhan masyarakat terhadap penjelasan dan pemahaman keagamaan yang lebih komprehensif, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan baru yang muncul seiring perkembangan zaman.

Tiga persoalan utama yang akan dibahas dalam mubahasah tersebut meliputi hukum affiliate dalam jual beli online, kedudukan syariat dan hakikat dalam pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah, serta hukum menjamak salat ketika terjebak kemacetan.

Persoalan mengenai affiliate dalam bisnis online menjadi salah satu topik yang dianggap relevan dengan perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat saat ini. Perkembangan teknologi digital telah mendorong semakin banyak masyarakat terlibat dalam transaksi dan promosi produk melalui berbagai platform daring.

Dalam pembahasan tersebut, mubahasah akan memfokuskan perhatian pada aspek hukum dari perbuatan dalam bisnis affiliate serta bagaimana status penghasilan yang diperoleh melalui aktivitas tersebut menurut perspektif hukum Islam.

Sementara itu, pembahasan mengenai syariat dan hakikat diarahkan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai maksud dan pengertian kedua istilah tersebut, sekaligus membahas kedudukan syariat dan hakikat dalam pengamalan ajaran Islam berdasarkan pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Adapun persoalan ketiga berkaitan dengan hukum menjamak salat karena kemacetan. Tema ini diangkat karena kondisi tersebut dapat dialami masyarakat dalam perjalanan, terutama ketika menghadapi kemacetan panjang yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk melaksanakan salat pada waktunya.

Persoalan tersebut dinilai semakin relevan dengan kondisi masyarakat di Kabupaten Bireuen pascamusibah banjir besar, termasuk munculnya hambatan perjalanan dan kemacetan pada sejumlah ruas jalan maupun kawasan jembatan, salah satunya di sekitar Jembatan Kutablang.

Panitia Bidang Komunikasi, Media, dan Publikasi, Abi Akthaillah Daud, menjelaskan bahwa setiap tema yang diangkat dalam mubahasah telah dirumuskan dengan fokus pembahasan yang jelas.

Untuk persoalan affiliate bisnis online, fokus pembahasannya adalah hukum perbuatan dan status penghasilannya. Untuk masalah syariat dan hakikat, fokusnya pada maksud dari bahasa syariat dan hakikat serta kedudukan keduanya dalam pengamalan. Sedangkan untuk masalah jamak salat karena kemacetan, fokus pembahasannya adalah status hukum menjamak salat dan ketentuan-ketentuannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, mubahasah diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi di kalangan ulama muda, tetapi juga dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai berbagai persoalan keagamaan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para ulama muda untuk mengembangkan tradisi keilmuan Islam melalui pembahasan persoalan-persoalan aktual dengan tetap berpedoman pada sumber dan kaidah keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain agenda mubahasah, rangkaian kegiatan Al-Albab juga akan dilanjutkan pada Minggu, 16 Agustus 2026 dengan kegiatan doa bersama dan khanduri yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Makbarah Abu Tumin, Kompleks Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh.

Doa bersama tersebut ditujukan untuk almarhum Abu Tumin Blang Bladeh dan Ummi, serta para guru lainnya yang telah wafat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Milad Al-Albab karena menjadi momentum bagi para alumni untuk kembali berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus mengenang jasa dan pengabdian para ulama serta guru yang telah membimbing mereka.

Ketua Pengurus Alumni Pusat Al-Albab, Abi Faisal Ujong Blang, melalui Abi Akthaillah Daud, mengajak seluruh alumni dan masyarakat untuk dapat hadir dan mengambil bagian dalam kegiatan doa bersama tersebut.

Kehadiran para alumni dan masyarakat diharapkan dapat semakin mempererat silaturahmi serta menjaga hubungan antara alumni dengan almamater dan lingkungan dayah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan warisan keilmuan yang telah ditanamkan oleh para ulama dan guru kepada generasi penerus.

Abi Ujong Blang berharap segenap alumni dan masyarakat dapat berkesempatan hadir untuk bersama-sama mengikuti kegiatan doa bersama ini,” ujar Abi Akthaillah.

Rangkaian kegiatan Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh tersebut dilaksanakan secara swadaya alumni dan masyarakat. Panitia juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan melalui donasi.

Dukungan masyarakat dinilai penting agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan dapat terlaksana dengan baik, sekaligus menjadi bagian dari kebersamaan dalam menjaga tradisi keilmuan, silaturahmi alumni, serta penghormatan terhadap jasa para ulama dan guru.

Masyarakat yang ingin memberikan dukungan atau donasi dapat mengakses laman resmi Al-Albab melalui alumnialbab.github.io/haul-albab/.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Alumni Al-Albab berharap Milad ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tradisi keilmuan, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan kontribusi nyata ulama dan alumni dalam memberikan pencerahan terhadap persoalan-persoalan keagamaan yang dihadapi masyarakat.