Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Senyum Bahagia Muhammad Ghifarial Terima Kursi Roda dari Bupati Bireuen

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:54 WIB Last Updated 2026-08-09T01:57:00Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Senyum bahagia terpancar dari wajah Muhammad Ghifarial (12), penyandang disabilitas asal Gampong Bugak Krueng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, ketika sebuah kursi roda baru tiba di hadapannya, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kursi roda tersebut merupakan bantuan dari Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Bireuen sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas.

Begitu bantuan diterima, orang tua Ghifarial langsung membuka kursi roda tersebut. Tidak lama kemudian, Ghifarial dibantu untuk duduk dan mencoba alat bantu mobilitas itu.


Senyum bahagia pun terlihat jelas dari raut wajah Ghifarial. Kebahagiaan yang sama juga terpancar dari wajah kedua orang tuanya yang menyaksikan anak mereka mencoba kursi roda yang baru saja diterima.

Momen sederhana tersebut menjadi pemandangan penuh makna bagi keluarga Ghifarial yang selama ini hidup dalam kesederhanaan. Bagi mereka, kehadiran kursi roda bukan sekadar menerima sebuah bantuan, tetapi menjadi dukungan yang sangat berarti untuk memudahkan aktivitas Ghifarial dalam kesehariannya.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, M.Pd., yang hadir ke kediaman keluarga Ghifarial. Kedatangan jajaran Dinas Sosial disambut langsung oleh orang tua Ghifarial.

Ghifarial terlahir dari keluarga sederhana. Dalam kesehariannya, ia mendapatkan pendampingan dan perhatian dari orang tuanya. Kondisi tersebut membuat alat bantu mobilitas menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung aktivitasnya.

Dengan adanya kursi roda tersebut, Ghifarial diharapkan dapat bergerak lebih mudah dan memiliki kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas dengan lebih mandiri. Kehadiran alat bantu itu juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi orang tua dalam mendampingi aktivitas sehari-hari.

Bagi Ghifarial sendiri, kursi roda tersebut memiliki arti yang lebih besar daripada sekadar sebuah alat bantu. Kursi roda dapat menjadi sarana untuk meningkatkan mobilitas, memberikan ruang gerak yang lebih luas, sekaligus membantu dirinya menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., mengatakan Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen memberikan perhatian kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga penyandang disabilitas.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan sesuai dengan kebutuhannya.

Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan memberikan manfaat besar bagi Muhammad Ghifarial dalam menunjang aktivitas dan kemandiriannya,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur, jalan, gedung, maupun fasilitas fisik lainnya. Pembangunan juga harus mampu menghadirkan manfaat dan kepedulian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kita ingin tidak ada warga yang merasa terabaikan, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tegasnya.

Bupati menambahkan, perhatian terhadap penyandang disabilitas merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun pelayanan sosial yang inklusif. Setiap warga, kata dia, memiliki hak untuk memperoleh perhatian dan dukungan agar dapat menjalani kehidupan secara layak dan lebih mandiri.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan kursi roda tersebut merupakan bagian dari pelayanan sosial pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh penerima dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Penyerahan secara langsung juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat kondisi masyarakat di lapangan. Dengan hadir langsung, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan warga sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kondisi penerima.

Bagi keluarga Ghifarial, bantuan tersebut tentu menjadi sesuatu yang sangat berarti. Di tengah kehidupan yang sederhana, sebuah kursi roda dapat memberikan kemudahan besar bagi Ghifarial untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Kebahagiaan itu terlihat jelas ketika Ghifarial pertama kali mencoba kursi roda tersebut. Senyum yang terpancar dari wajahnya seolah menggambarkan rasa bahagia karena kini ia memiliki alat bantu yang dapat mendukung mobilitasnya.

Orang tua Ghifarial pun tak mampu menyembunyikan kebahagiaan mereka. Setelah membuka dan mempersiapkan kursi roda tersebut, keduanya melihat langsung Ghifarial mencoba duduk dan bergerak menggunakan kursi roda barunya.

Momen itu menjadi gambaran sederhana bahwa bantuan yang mungkin terlihat kecil bagi sebagian orang dapat memiliki arti yang sangat besar bagi keluarga penerimanya.

Kursi roda tersebut diharapkan tidak hanya membantu Ghifarial dalam berpindah tempat, tetapi juga menjadi bagian dari proses untuk membangun kemandiriannya. Dengan mobilitas yang lebih baik, Ghifarial diharapkan dapat menjalani aktivitas dengan lebih mudah dan memiliki ruang yang lebih luas untuk berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Bireuen pun berkomitmen untuk terus memperhatikan masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas. Kehadiran pemerintah diharapkan tidak hanya terlihat melalui program pembangunan berskala besar, tetapi juga melalui perhatian terhadap kebutuhan warga secara langsung.

Senyum Ghifarial saat pertama kali mencoba kursi roda barunya akhirnya menjadi simbol sederhana dari kepedulian tersebut.

Di tengah kesederhanaan keluarga, sebuah kursi roda menghadirkan kebahagiaan, kemudahan, sekaligus harapan baru. Bagi Ghifarial dan keluarganya, bantuan itu bukan sekadar benda, tetapi bentuk perhatian yang diharapkan dapat membuat hari-hari mereka menjadi sedikit lebih mudah.

Dan pada Sabtu itu, kebahagiaan sederhana hadir dari sebuah kursi roda baru ketika Ghifarial akhirnya dapat mencobanya sendiri, ditemani senyum bahagia kedua orang tuanya.