Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dr. Athaillah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus PPP Aceh: “Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa”

Minggu, 20 September 2026 | 20:11 WIB Last Updated 2026-09-20T13:48:32Z


 
Detikacehnews.id | Banda Aceh – Wakil Ketua I DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Dr. Athaillah M. Saleh, MA, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus DPW PPP Aceh serta Pengurus DPC PPP kabupaten/kota se-Aceh masa bakti 2026–2031.

Ucapan tersebut disampaikan Dr. Athaillah yang juga Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi PPP Dapil 3 Bireuen kepada media ini, Minggu malam, 20 September 2026.

Menurut Dr. Athaillah, pelantikan kepengurusan baru PPP Aceh tidak hanya menjadi momentum seremonial organisasi, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat konsolidasi, kebersamaan, serta semangat pengabdian seluruh jajaran partai di Aceh.

Selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus DPW dan Pengurus DPC PPP Kabupaten/Kota seluruh Aceh periode 2026–2031. Insya Allah, Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa,” ujar Dr. Athaillah dengan penuh semangat.

Ungkapan tersebut menjadi pesan penting yang ingin ditegaskan Dr. Athaillah dalam menyambut kepengurusan baru PPP Aceh. Baginya, ketika sebuah perjuangan telah dimulai, maka seluruh jajaran harus memiliki komitmen untuk terus bergerak, bekerja dan menjalankan amanah organisasi secara bersama-sama.

Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa. Kalau sudah kita mulai, tak ada yang bisa menghentikannya,” tegasnya.

Ia berharap semangat tersebut tidak berhenti sebagai slogan, tetapi dapat menjadi energi bersama bagi seluruh kader PPP mulai dari tingkat wilayah hingga struktur organisasi di daerah.

Momentum Semangat Baru PPP Aceh

Pelantikan Pengurus DPW PPP Aceh dan DPC PPP se-Aceh masa bakti 2026–2031 berlangsung di Ballroom Anggun, Muraya Hotel Aceh, Banda Aceh, Sabtu malam, 19 September 2026.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PPP, H. Muhamad Mardiono, dan menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi PPP Aceh. Sejumlah laporan media mengenai agenda tersebut juga mencatat bahwa pelantikan mencakup kepengurusan DPC di 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Dr. Athaillah menilai momentum pelantikan tersebut harus dimanfaatkan sebagai awal untuk membangun semangat baru dalam menjalankan roda organisasi.

Momentum ini kita jadikan sebagai semangat baru untuk kemajuan PPP masa akan datang,” katanya.

Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk menjaga kekompakan serta membangun komunikasi yang baik, baik secara internal maupun dengan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya seluruh tingkatan kepengurusan PPP memiliki kesatuan langkah dalam menjalankan agenda organisasi.

Kita harus bersatu dan kompak dalam menahkodai bahtera PPP dan satu komando, mulai dari pimpinan ranting, pimpinan anak cabang, pimpinan cabang, pimpinan wilayah dan pimpinan pusat di bawah komando H. Muhamad Mardiono,” ujarnya.

Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa

Bagi Dr. Athaillah, slogan “Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa” memiliki makna penting dalam membangun semangat kepengurusan PPP Aceh periode 2026–2031.

Slogan tersebut menggambarkan tekad untuk tidak berhenti setelah sebuah langkah dimulai. Semangat itu juga sejalan dengan pesan konsolidasi PPP Aceh yang dalam sejumlah pemberitaan dikaitkan dengan dorongan kepada kader agar terus bergerak ke daerah-daerah dan memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah.

Karena itu, Dr. Athaillah mengajak seluruh kader PPP untuk menjadikan slogan tersebut sebagai semangat dalam menjalankan amanah organisasi.

Insya Allah, Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa,” katanya kembali.

Ia berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas organisasi, serta membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan struktur organisasi yang lengkap harus diikuti dengan kerja nyata dan koordinasi yang baik antara pengurus di berbagai tingkatan.

Penyerahan Pataka PPP kepada Ketua DPC Bireuen

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, salah satu momen yang mendapat perhatian adalah penyerahan pataka kebesaran PPP kepada Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama.

Pataka tersebut diserahkan Ketua DPW PPP Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., kepada Edi Saputra, didampingi Sekretaris DPC PPP Bireuen, Muhammad Reza, S.Ked., M.K.M.

Prosesi penyerahan pataka tersebut menjadi simbol amanah, kehormatan dan tanggung jawab organisasi yang harus dijaga oleh jajaran PPP di tingkat kabupaten.

Media yang melaporkan langsung rangkaian pelantikan menyebut penyerahan pataka kepada Edi Obama sebagai bagian dari konsolidasi PPP Aceh di tingkat kabupaten/kota.

Bagi Dr. Athaillah, momentum tersebut semakin mempertegas pentingnya kebersamaan seluruh jajaran dalam menjalankan roda organisasi.

Ia berharap kepengurusan baru, baik di tingkat DPW maupun DPC, mampu membangun koordinasi yang kuat dan menjaga semangat perjuangan partai di tengah masyarakat.

Ini adalah momentum untuk kita bersama-sama membangun semangat baru. Kita jaga kekompakan, kita jalankan amanah dan kita terus bergerak,” katanya.

Awal Perjalanan Kepengurusan 2026–2031

Pelantikan kepengurusan PPP Aceh periode 2026–2031 sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi jajaran partai dalam menjalankan program organisasi lima tahun ke depan.

Sejumlah agenda konsolidasi yang telah dibahas PPP Aceh sebelumnya mencakup penguatan struktur organisasi, pembinaan kader, pemetaan politik serta persiapan penjaringan bakal calon anggota legislatif.

Namun, Dr. Athaillah menekankan bahwa seluruh agenda tersebut membutuhkan kebersamaan dan kerja kolektif dari seluruh tingkatan organisasi.

Ia mengajak kader PPP untuk tidak hanya menjadikan pelantikan sebagai momentum formal, tetapi menjadikannya sebagai awal untuk memperkuat pengabdian dan kehadiran organisasi di tengah masyarakat.

Sekali lagi saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan seluruh pengurus DPW PPP Aceh dan DPC PPP kabupaten/kota se-Aceh periode 2026–2031. Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk kemajuan PPP,” pungkasnya.

Dengan semangat “Meunyo Ka Tamulai Hana Soe Keunek Publa”, Dr. Athaillah berharap seluruh jajaran PPP Aceh dapat melangkah secara bersama-sama, menjaga kekompakan, serta menjalankan amanah kepengurusan dengan penuh tanggung jawab.