Notification

×

Iklan

Iklan



Tag Terpopuler

Baru Lulus S3, Berikut Target Kedepan Dosen Tetap dari Prodi Pendidikan Fisika Umuslim ini

Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:50 WIB Last Updated 2022-08-30T15:03:14Z
Baru Lulus S3, Berikut Target Kedepan Dosen Tetap dari Prodi Pendidikan Fisika Umuslim ini
Foto : Dr. Zahrianti, S.Pd.I., MA Dosen Tetap Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Almuslim

Detikacehnews.id | Bireuen - Dosen tetap Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Almuslim, Dr. Zahrianti, S.Pd.I., MA., baru saja menyelesaikan studi S3 Pendidikan Agama Islam UIN Ar-Raniry, Banda Aceh pada Juli 2022 lalu yang dibimbing langsung oleh Promotor pertama Prof. Dr. Warul Walidin, AK,. MA dan Promotor kedua Prof. Eka Srimulyani, MA., Ph.D

Hal ini dibenarkan oleh dirinya saat diwawancarai awak media detikacehnews.id di ruang kerjanya, Selasa, (30/8/2022)

"Alhamdulillah benar, saya baru saja menyelesaikan studi S3 di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh dan pada 22 Agustus 2022 kemarin saya sudah mengikuti Wisuda Doktor disana," ujarnya

Dalam keterangannya, ia menyebutkan sangat menyukai dunia pendidikan sebab hal tersebut sangat penting untuk terus belajar pengetahuan sebelum akhirnya berbagi ilmu kepada yang lain. Ia juga mengatakan ada banyak target yang ingin dicapai usai lulus dari studinya, salah satunya pencegahan bullying di kalangan instansi pendidikan yang kerap terjadi dan membuat keresahan bagi masyarakat

"Usai studi S3 ini, saya punya target besar yaitu mencegah bullying yang kerap terjadi di instansi pendidikan sesuai judul disertasi yang saya ambil yaitu Strategi Pencegahan dan Penanggulangan Tindakan Bullying Menurut Perspekstif Pendidikan Islam; Suatu Penelitian pada SMA Negeri di Kabupaten Bireuen," tuturnya





Perempuan kelahiran Meunasah Aron, 03 Oktober 1986 ini mengaku akan terus menggebrak kegiatan pencegahan bullying yang marak terjadi dikalangan masyarakat terutama instansi pendidikan sebab hal tersebut telah memicu terjadi kekerasan fisik bahkan merusak moral anak bangsa

"Ini tidak bisa dibiarkan lagi terjadi karena kasus bullying sudah banyak memakan korban yang membuat mereka frustasi hingga merusak mentalnya dan belum lagi bullying sudah dianggap keren bagi sebagian kalangan pelajar sehingga menjadi kebiasaan," ungkapnya

Pada 14 Juli 2022 kemarin, Dr. Zahrianti diundang sebagai pemateri pada kegiatan Seminar Interaktif dengan tema "Strategi Pencegahan dan Tehnik Menanggulangi Korban Bullying" di Lhoksukon. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan banyak kasus dan penyebab terjadinya bullying dalam masyarakat dan cara mencegahnya

"Sebenarnya dalam Alquran sudah Allah jelaskan mengenai larangan tentang bullying ini, seperti mengejek, mencaci, menyebut orang lain dengan gelar yang tidak enak didengar, dan lainnya. Tentu ini sangat dilarang oleh Allah Swt," terangnya

Ia juga menyebutkan bahwa dirinya akan terus aktif mensosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh bullying.

"InsyaAllah akhir September ini saya juga sudah mendapatkan undangan seminar untuk mensosialisasikan tentang bullying di Pesantren Bustanul Ulum Langsa. Semoga Allah memberikan kemudahan atas usaha saya ini," ungkapnya



Sebelumnya, Dr. Zahrianti yang merupakan putri dari pasangan Alm. Bapak H. Zubir Hasyem dan Ibu Hj. Yusnaini, S.Pd berprofesi sebagai dosen tetap Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Almuslim. Ia mengajar dan mendidik mahasiswa disana dengan mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Selain itu, ia juga mengaku mengajar mahasiswa dengan mata kuliah sama di berbagai jurusan lainnya yang ada dilingkup Universitas Almuslim


Ilmu yang sudah didapatkannya membuat ia ingin terus menyalurkan kepada yang lain terutama dalam hal perbaikan moral dengan harapan dapat merubah karakter dari tidak baik menjadi baik dan dari yang baik menjadi lebih baik lagi.

Untuk itu, ia siap berkolaborasi dan dipanggil kapan pun dalam rangka mensosialisasikan tentang bullying dengan harapan perlahan kebiasaan buruk tersebut menghilang dari bumi Serambi Mekkah ini

"Kita harus mengutamakan akhlak dalam kehidupan ini dengan terus bisa menghargai orang lain, menjadi muslim yang baik, dan lebih bijak dalam menghadapi kehidupan," tutupnya

Penulis : Elga Safitri