Notification

×

Iklan

Iklan



Tag Terpopuler

Dari Praktisi Menjadi Akademisi, Inilah Wajah Baru Ketua Prodi Manajemen di UNIKI

Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:27 WIB Last Updated 2022-08-07T08:44:42Z

Dari Praktisi Menjadi Akademisi, Inilah Wajah Baru Ketua Prodi Manajemen di UNIKI
Foto : Mai Simahatie, S.E., M.M., Ketua Prodi S1 Manajemen UNIKI

Detikacehnews.id | Bireuen - Mungkin jarang terdengar atau pun masih sedikit terjadi di lapangan ketika seorang praktisi menjadi akademisi di suatu instansi. Namun inilah realita yang ingin diungkapkan di salah satu kampus di Bireuen

Namanya Mai Simahatie, S.E., M.M salah satu penggiat praktisi selama puluhan tahun dan kini beralih menjadi akademisi di instansi pendidikan tepatnya di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen

Baru-baru ini, ia diangkat menjadi Ketua Program Studi Strata 1 (S1) Manajemen setelah sebelumnya sempat mengabdi menjadi dosen selama satu tahun di kampus tersebut

Banyak hal dan tujuan yang ingin diwujudkannya di dunia pendidikan terlebih ia sendiri mengaku memang bercita-cita ingin menjadi guru. Namun, sebelumnya mari simak profil singkat dosen satu ini hingga ia berhasil dipercayakan menjadi Ketua Prodi Manajemen di UNIKI


Dari Praktisi Menjadi Akademisi, Inilah Wajah Baru Ketua Prodi Manajemen di UNIKI


Akrab dipanggil Bu Mai, kelahiran Bireuen, 2 Mei 1986 ini sejak kecil dikenal sangat menyukai dunia pendidikan seperti halnya bercita-cita menjadi seorang guru. Baginya profesi seorang guru sangatlah mulia karena disamping dapat berbagi ilmu, juga bisa mengumpulkan ladang pahala amal jariyah

Mai Simahatie menempuh pendidikan SDN Pulo Ara (1992-1998), SMP Negeri 2 Bireuen (1998-2001), SMA Negeri 1 Bireuen (2001-2004), Diploma (2004-2007), S1 Pendidikan Ekonomi UNIKI (2015-2018), S2 Manajemen UNIKI (2018-2021), dan saat ini sedang menempuh S3 di UINSU Medan

Terkadang tidak selalu berjalan sesuai keinginan, Mai Simahatie menceritakan bahwa dirinya pernah bekerja di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Bireuen selama 12 tahun yaitu sejak 2008-2020. Kemudian dilanjutkan bekerja di PT BRI Syariah Cabang Bireuen 2020-2021, dan Bulan Febuari 2021, ia juga sempat bekerja di PT BSI Cabang Bireuen

Hal inilah yang menjadikan ia dikenal sebagai seorang praktisi berkat pengalamannya yang sudah bekerja di dunia Bank selama puluhan tahun. Baginya menghadapi para nasabah dan ilmu manajemen sudah biasa diterapkan di lapangan

"Alhamdulillah kalau untuk penerapan di lapangan saya sudah terbiasa menghadapinya, sekarang saya beralih ke dunia akademisi hanya perlu menyesuaikan ketika menyampaikannya," ujarnya

Pertengahan 2021, Mai Simahatie beralih profesi menjadi seorang akademisi atau lebih tepatnya seorang dosen. Ia mengaku sangat senang dan seperti menemukan jati diri yang sesungguhnya. Sebab sejak kecil ia sudah bercita-cita menjadi seorang guru

"Alhamdulillah akhirnya saya bisa menjadi seorang dosen di UNIKI dan ini merupakan cita-cita terbesar saya selama ini," ungkapnya dengan senang

Ia menceritakan pengalaman mengajarnya bahwa mahasiswa sangat menikmati setiap ia memasuki kelas sebab ketika proses belajar mengajar berlangsung, ia selalu menerapkan metode diskusi dan sharing kepada mahasiswa mengenai teori dan pengalaman kerjanya

"Saya mencoba menjelaskan teori dengan mengaitkan langsung pengalaman kerja yang saya miliki sehingga mahasiswa lebih mudah memahaminya," terang Mai Simahatie

Tepat, 1 Agustus 2022 kemarin ia diangkat menjadi Ketua Prodi Manajemen di UNIKI. Tentu hal ini semakin membuat dirinya semangat dan tertantang untuk terus mewujudkan pendidikan yang lebih baik

Dalam keterangannya, ia menjelaskan hal besar yang ingin diwujudkan kedepan yaitu semua dosen manajemen di UNIKI harus aktif membuat buku, penelitian, dan pengabdian, mewujudkan visi misi kampus, mewujudkan akreditasi Prodi unggul di tahun 2024, dan Prodi manajemen harus menjadi prodi favorit di Aceh

Selain itu, ia juga sangat berharap pelajar di seluruh Aceh dapat merasakan pendidikan tinggi tanpa harus terbebankan dengan biaya. Sebab UNIKI menjadi kampus yang akan mewujudkan hal itu sehingga pelajar Aceh dan Bireuen khususnya bisa melanjutkan pendidikan tinggi yang layak, tutupnya