Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tingkatkan Literasi Siswa, Mahasiswa KKM Umuslim Kunjungi SD IT Al-Manar

Selasa, 27 Februari 2024 | 14:15 WIB Last Updated 2024-02-27T07:16:56Z

Tingkatkan Literasi Siswa, Mahasiswa KKM Umuslim Kunjungi SD IT Al-Manar
Foto Mahasiswa KKM Universitas Almuslim bersama siswa SD IT Al-Manar usai kunjungan literasi ke sekolah tersebut



Detikacehnews.id | Aceh Tengah - Dalam rangka meningkatkan literasi siswa, mahasiswa KKM Universitas Almuslim mengunjungi SD IT Al-Manar di desa Lemah Burbana pada 1 Febuari 2024.

Hal itu dikatakan oleh salah satu mahasiswa KKM yang ditempatkan di desa tersebut saat dikonfirmasi awak media detikacehnews.id via WhatsApp Selasa, (27/2/2024).

Dalam keterangannya, ia menyebutkan ada 32 siswa dari SD IT Al-Manar yang mengikuti kegiatan literasi bersama Mahasiswa KKM Universitas Almuslim. Menurutnya, mengadakan literasi belajar membaca bukanlah hal yang baru bagi siswa SD tersebut. literasi belajar membaca sudah berjalan selama 10 tahun lebih dan menjadi bagian dari waktu senggang siswa di sana bahkan di dalam ruang belajar telah terdapat pojok baca.





Mengapa gerakan ini perlu ditumbuhkan? karena sesuai hasil penelitian Programme for International Student Assessmen (PISA) menyatakan bahwa pada tahun 2012, budaya literasi masyarakat Indonesia terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia. Selain itu, budaya membaca peserta didik kita juga sangat rendah, keinginan peserta didik untuk bersentuhan langsung dengan buku adalah penyebab utamanya sehingga minat baca peserta didik semakin rendah.

Gerakan budaya baca ini memberikan dampak positif bagi siswa, karena selain mereka membiasakan diri membaca, juga melatih siswa dalam berkomunikasi dengan baik. Dan otomatis hal tersebut berdampak pada mindset peserta didik. Gerakan literasi ini akan semakin menumbuhkan budaya membaca.

Membaca adalah suatu kegiatan atau proses dalam menemukan informasi-informasi dalam sebuah tulisan sebagai pengetahuan. Sederhananya, pengertian membaca adalah proses melihat dan memahami isi dari sebuah tulisan. Dari 34 Provinsi di Indonesia, Aceh termasuk dalam kategori aktivitas literasi rendah berdasarkan indeks penelitaian yaitu 36,29.


Gerakan Literasi Sekolah bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti anak melalui budaya literasi (membaca dan menulis) Gerakan budaya baca ini memberikan dampak positif bagi siswa, karena selain mereka membiasakan diri membaca, juga melatih siswa dalam berkomunikasi secara baik, sopan dan tertata. Dan otomatis hal tersebut berdampak pada mindset atau pola pikir peserta didik. Gerakan literasi ini akan semakin menumbuhkan budaya membaca dan menulis.




Dalam rangka meningkatkan literasi siswa, sejak 2016 pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Gerakan Literasi Nasional yang terdiri dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Gerakan Literasi Sekolah telah mendorong tumbuhnya budaya baca salah satunya dapat dipantau melalui penyelenggaraan GLS. Melalui terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23/2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, yang mana salah satu tujuannya berupaya untuk memperkuat budaya literasi siswa.

Pendidikan di Indonesia memiliki beberapa kurikulum, salah satunya adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi dimana mengimplementasikan metode pembelajaran Contekstual Teaching And Learning. Dan saat ini sedang di implementasikan adalah Kurikulum Nasional yang masih bersinergi dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Pendidikan di Indonesia saat ini sedang menggalakkan gerakan literasi di seluruh lembaga pendidikan utamanya sekolah sebagai lingkungan dimana siswa aktif dalam pembelajaran.

Budaya membaca dan menulis memang harus ditanamkan sedini mungkin, tidak terkecuali oleh guru. Seorang guru harus bisa memberi motivasi kepada siswa untuk gemar membaca dan menulis. Pastinya bukan sekedar seruan belaka dan tanpa contoh nyata. Budaya literasi yang sekarang digalakkan oleh pemerintah kita sebenarnya di mediatori oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang merupakan organisasi profesi yang berupaya meningkatkan kualitas guru dan mutu pendidikan di Indonesia.

Pendidikan di Indonesia saat ini sedang menggalakkan gerakan literasi di seluruh lembaga pendidikan utamanya sekolah sebagai lingkungan dimana siswa aktif dalam pembelajaran hal ini sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (SisDikNas) nomor 20/2003 pasal 4 ayat 5, menjelaskan bahwa pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat.

Oleh karena itu, dengan adanya kunjungan edukasi dan sosialisasi dari mahasiswa KKM Universitas Almuslim dalam rangka menggalakkan literasi siswa di SD IT Al-Manar diharapkan dapat menumbuhkan semangat membaca dan kecintaan siswa terhadap dunia literasi sehingga dapat menambah pengetahuan positif bagi siswa melalui buku yang dibacanya.