Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PMI Bireuen Gelar Donor Darah: Ketua, Setetes Darah kita Bisa Menyelamatkan Orang Lain

Sabtu, 09 Maret 2024 | 14:13 WIB Last Updated 2024-03-09T07:13:21Z
Ketua PMI Bireuen Edi Saputra di temani istri Tercinta Sedang di wawancara oleh awak media disela-Sela Donor Darah Di Alun-Alun Kota Juang.

Detikacehnews.com l Bireuen - Dalam rangka mengantisipasi kekurangan Stok menjelang bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, Palang Merah Indonedia Kabupaten Bireurn (PMI Kab.Bireuen) bekerjasama dengan UPTD RSUD dr Fauziah Gelar Donor darah, Di Alun-Alun Kota Juang, Sabtu (9 Maret 2024).

Donor darah kali ini dipusatkan di kawasan kota Bireuen Dengan melibatkan 17 ranting PMI se-kabupaten Bireuen, dan bekerjasama dengan UTD RSU dr Fauziah.

Ketua PMI Bireuen, Edy Saputra, SH mengatakan, kegiatan donor darah digelar dalam rangka mengantisipasi kekurangan stok di UPTD untuk kebutuhan selama bulan suci Ramadhan,

Donor darah yang diprakarsai langsung oleh PMI diikuti, PNS, Ormas, OPD hingga masyarakat umum dengan target yang direncanakan diatas 100 Kantong darah untuk kegiatan di awal tahun 2024.

"Setitik darah yang kita sumbangkan, sungguh berharga dan berpotensi bisa menyelamatkan nya saudara-saudara kita yang membutuhkan, ungkapnya.

Kegiatan donor darah merupakan rutinitas dan agenda setiap bulanan yang dilakukan PMI dalam rangka memenuhi kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit di lingkungan Kabupaten Bireuen secara khususnya.

Donor darah digelar tunggal, karena saat masuk bulan suci Ramadhan kondisi kesehatan pendonor diperkirakan kurang Fit dan kebanyakannya lelah hingga tidak dapat berpartisipasi melakukan donor, Ketua PMI Bireuen menjelaskan.

Kepala UTD RSU dr Fauziah Bireuen Wardati, SKM MKM menegaskan pihaknya selalu siap bekerjasama dengan semua pihak untuk donor darah dengan sistem jemput bola.

Ketersediaan darah di UTD RSU dr Fauziah Bireuen sering menipis seiring berlangsungnya ibadah puasa. Sementara kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit tidak bisa menunggu.

“Untuk itu kami mengajak Masyarakat untuk menumbuhkan rasa peduli dan menjaga stok darah selama bulan suci Ramadhan agar tetap aman,” katanya.

Sebelum mengikuti donor darah, para peserta diwajibkan melakukan pemeriksaan tensi dan hemoglobin (Hb). Peserta yang memiliki ukuran tensi dan Hb rendah dianjurkan untuk tidak mengikuti donor terlebih dahulu.

Selain itu, peserta juga harus bebas dari segala macam konsumsi obat-obatan dan memiliki berat badan minimal 45 Kg. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan standar darah yang akan disumbangkan kepada orang lain.

"Kami dari UTD RSUD dr Fauziah Bireuen siap kapanpun dibutuhkan untuk kegiatan donor darah. Ditambah lagi, dengan sudah punya mobil operasional lapangan, semakin mempermudah kegiatan sosial berdiri di mana pun" ujar Wardati.(*)