Detikacehnews.id | Bireuen – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen bekerjasama dengan SMP IT Muhammadiyah Bireuen melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bertema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP IT Muhammadiyah Bireuen tersebut diawali dengan pelepasan balon ke udara yang membawa logo dan tema HKN tahun 2025, disaksikan oleh pengurus DPD PPNI Bireuen, dewan guru, dan seluruh siswa. Suasana penuh semangat dan antusias tampak dari para peserta yang hadir, menandai dimulainya rangkaian kegiatan edukatif tersebut.
Ketua Divisi Penelitian, Informasi dan Komunikasi (PIK) PPNI Bireuen sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Ns. Didi Suryadi, S.Kep., yang akrab disapa Didi Noah, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya hidup sehat serta upaya pencegahan penyakit Influenza. Menurutnya, edukasi sejak dini merupakan langkah efektif dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada siswa tentang bagaimana mencegah dan menanggulangi penyakit Influenza serta pentingnya menjaga kebersihan diri. Hal ini sejalan dengan tema HKN tahun ini yaitu Generasi Sehat Masa Depan Hebat,” ujar Didi Noah.
Ia menambahkan, kegiatan edukasi menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Ns. Nurul Husna, M.Kep., dan Ns. Maidawati, S.Kep., dengan pemandu acara Ns. Mahadzir ZA, M.Kep., yang juga dikenal sebagai Host Caper Podcast. Dalam sesi tersebut, para narasumber memberikan penjelasan seputar Influenza, mulai dari penyebab, cara pencegahan, hingga pengobatannya. Selain itu, acara juga diselingi dengan pembagian doorprize menarik dan pemberian bantuan untuk siswa berprestasi, sehingga suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif.
Kepala Sekolah SMP IT Muhammadiyah Bireuen, Chairil Maulana, STS.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PPNI Bireuen atas kepedulian mereka terhadap kesehatan siswa di sekolah yang ia pimpin. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dan relevan, mengingat masih banyak siswa yang kurang memahami pola hidup sehat dalam keseharian.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan edukasi ini. Kehadiran PPNI Bireuen memberikan dampak positif bagi siswa kami, terutama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, karena kami selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam kegiatan positif, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Chairil.
Sementara itu, Ketua PPNI Bireuen, Ns. Mirzal Tawi, M.K.M., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Syeh Tawi Peusangan, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan sekaligus respon terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang tengah dihadapkan pada meningkatnya kasus Influenza.
Menurutnya, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 9 Oktober 2025, jumlah pasien positif Influenza pada minggu ke-40 menunjukkan peningkatan hingga 55 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
“Lonjakan kasus Influenza ini merupakan kombinasi dari beberapa faktor, seperti perubahan cuaca ekstrem, dugaan mutasi virus, penurunan imunitas masyarakat, serta masih rendahnya kesadaran terhadap upaya pencegahan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan diri menjadi kunci agar kita tidak mudah sakit di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syeh Tawi menegaskan bahwa PPNI Bireuen berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit dan penerapan gaya hidup sehat. Ia berharap kegiatan edukatif ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda Bireuen yang sehat, tangguh, dan produktif.
“Edukasi kesehatan seperti ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan. Kami ingin para siswa tumbuh menjadi generasi yang peduli dan mampu menjaga dirinya serta lingkungannya dari berbagai ancaman penyakit,” pungkasnya.
Dengan adanya kolaborasi antara PPNI Bireuen dan SMP IT Muhammadiyah Bireuen ini, diharapkan semangat HKN ke-61 tidak hanya berhenti pada perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Bireuen yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Kepala Sekolah SMP IT Muhammadiyah Bireuen, Chairil Maulana, STS.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PPNI Bireuen atas kepedulian mereka terhadap kesehatan siswa di sekolah yang ia pimpin. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dan relevan, mengingat masih banyak siswa yang kurang memahami pola hidup sehat dalam keseharian.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan edukasi ini. Kehadiran PPNI Bireuen memberikan dampak positif bagi siswa kami, terutama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, karena kami selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam kegiatan positif, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Chairil.
Sementara itu, Ketua PPNI Bireuen, Ns. Mirzal Tawi, M.K.M., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Syeh Tawi Peusangan, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan sekaligus respon terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang tengah dihadapkan pada meningkatnya kasus Influenza.
Menurutnya, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 9 Oktober 2025, jumlah pasien positif Influenza pada minggu ke-40 menunjukkan peningkatan hingga 55 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
“Lonjakan kasus Influenza ini merupakan kombinasi dari beberapa faktor, seperti perubahan cuaca ekstrem, dugaan mutasi virus, penurunan imunitas masyarakat, serta masih rendahnya kesadaran terhadap upaya pencegahan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan diri menjadi kunci agar kita tidak mudah sakit di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syeh Tawi menegaskan bahwa PPNI Bireuen berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit dan penerapan gaya hidup sehat. Ia berharap kegiatan edukatif ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda Bireuen yang sehat, tangguh, dan produktif.
“Edukasi kesehatan seperti ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan. Kami ingin para siswa tumbuh menjadi generasi yang peduli dan mampu menjaga dirinya serta lingkungannya dari berbagai ancaman penyakit,” pungkasnya.
Dengan adanya kolaborasi antara PPNI Bireuen dan SMP IT Muhammadiyah Bireuen ini, diharapkan semangat HKN ke-61 tidak hanya berhenti pada perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Bireuen yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.


