![]() |
| Gedung RSUD dr. Fauziah Bireuen di Jalan Mayjen Jl. T. Hamzah Bendahara No.13, Kota Bireun, Kec. Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh |
Detikacehnews.id | Bireuen - Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen kembali berjalan normal setelah sempat mengalami gangguan selama dua hari akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen.
Plt Direktur RSUD dr. Fauziah, dr. Minar Mushari, Sp.S, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (1/12/2025), menjelaskan bahwa gangguan pelayanan hanya terjadi pada Rabu dan Kamis, 26–27 November 2025. Sejak Jumat, seluruh layanan utama di rumah sakit tersebut telah kembali beroperasi seperti biasa.
“Pelayanan sudah normal kembali. Untuk pasien rawat inap dan pasien yang berobat ke poli, semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya,” ujar dr. Minar Mushari.
Ia turut memaparkan bahwa meski sebagian tenaga kesehatan tidak bisa hadir akibat dampak banjir, hal tersebut tidak menghambat operasional rumah sakit. “Ada sekitar sepuluh persen petugas yang tidak dapat hadir, kemungkinan karena akses jalan dan jembatan terputus. Namun kondisi itu bisa dimaklumi dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, manajemen rumah sakit telah melakukan penyesuaian internal untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Koordinasi antar-unit diperketat dan beberapa tenaga medis yang bertugas diarahkan untuk membantu unit lain yang kekurangan personel.
“Yang terpenting, masyarakat tidak perlu khawatir. RSUD dr. Fauziah tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, meskipun di tengah situasi darurat,” tambah dr. Minar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap bertugas di tengah kondisi sulit, serta berterima kasih kepada masyarakat yang terus menunjukkan pengertian selama pelayanan sempat terganggu.
Dengan pulihnya pelayanan RSUD dr. Fauziah, masyarakat Bireuen diharapkan dapat kembali memperoleh layanan kesehatan secara optimal, terutama di masa pemulihan pasca bencana banjir yang masih menyisakan dampak pada berbagai sektor kehidupan.
