Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim Kembali Turun ke Lapangan Layani Warga Terdampak Banjir di Kuta Blang

Minggu, 11 Januari 2026 | 21:07 WIB Last Updated 2026-01-11T14:07:10Z

Dokumentasi foto Pelayanan Kesehatan Gratis di Gampong Keurumbok, Kuta Blang.

 
Detikacehnews.id | Bireuen - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali menunjukkan komitmen pengabdian kepada masyarakat dengan melaksanakan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan pada Minggu (11/1/2026) dan dipusatkan di Meunasah Gampong Keurumbok, Kecamatan Kuta Blang, salah satu wilayah yang mengalami dampak banjir cukup parah.


Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen serta sejumlah mitra medis dan lembaga kemanusiaan. Adapun mitra yang turut terlibat dalam pelayanan kesehatan ini antara lain Darul Tauhid Peduli, Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI), Atjeh Connection, serta beberapa mitra pendukung lainnya. Sinergi lintas lembaga ini dilakukan guna memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di lapangan serta memastikan masyarakat terdampak memperoleh penanganan medis yang optimal pascabencana.


Pemilihan Gampong Keurumbok sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kondisi wilayah yang hingga kini masih terdampak signifikan akibat banjir. Berdasarkan data pemerintah gampong, sedikitnya 190 kepala keluarga terdampak langsung oleh bencana tersebut. Hingga hari pelaksanaan layanan kesehatan, kondisi lingkungan di sejumlah titik belum sepenuhnya pulih, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan di tengah masyarakat, terutama penyakit yang berkaitan dengan sanitasi, kualitas air, dan daya tahan tubuh pascabanjir.


Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati Meunasah Gampong Keurumbok untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, mencerminkan besarnya kebutuhan akan layanan medis gratis di tengah keterbatasan akses pelayanan kesehatan pascabanjir. Warga datang dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia, dengan beragam keluhan kesehatan.


Kegiatan pelayanan kesehatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim yang juga menjabat sebagai Ketua IDI Cabang Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B-ET, FISA, FINACS. Ia turun langsung ke lapangan untuk melakukan koordinasi dan pengawasan, sekaligus memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan secara tertib, profesional, dan sesuai dengan standar pelayanan medis, meskipun jumlah pasien yang datang terus bertambah sepanjang hari.


Dalam pelaksanaannya, alur pelayanan kesehatan dirancang menyerupai sistem pelayanan di rumah sakit. Proses dimulai dari pendaftaran pasien yang dibantu oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan konsultasi medis oleh dokter sesuai dengan keluhan yang dirasakan pasien. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penetapan diagnosis, pasien langsung menerima obat-obatan dari tim farmasi berdasarkan resep dokter. Seluruh rangkaian pelayanan tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.


Adapun jenis keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani dalam kegiatan ini antara lain gangguan pernapasan, penyakit kulit, gangguan pencernaan, nyeri otot dan sendi, serta keluhan kelelahan fisik akibat aktivitas pascabanjir. Kehadiran tim medis dan tenaga kesehatan dari berbagai unsur ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mencegah terjadinya peningkatan kasus penyakit pascabencana.


Geuchik Gampong Keurumbok, Munawir, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, IDI Cabang Bireuen, serta seluruh mitra medis dan lembaga kemanusiaan yang telah menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warganya. Menurutnya, kehadiran tim medis sangat membantu masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat dampak banjir.


Ia berharap kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatan masyarakat benar-benar pulih. Pemerintah gampong, kata Munawir, siap mendukung setiap upaya kemanusiaan yang bertujuan membantu warga terdampak bencana, baik melalui fasilitasi lokasi maupun dukungan lainnya.


Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim bersama IDI Cabang Bireuen dan Mitra Medis menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana. Sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga kemanusiaan ini diharapkan mampu memperkuat upaya pemulihan kesehatan masyarakat serta mendukung ketahanan sistem kesehatan daerah di Kabupaten Bireuen.