Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mahasiswa KKM Universitas Almuslim Laksanakan Pendampingan Pemulihan Trauma Anak Pascabanjir di Desa Blang Cut

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:11 WIB Last Updated 2026-01-10T13:11:19Z

Mahasiswa KKM Universitas Almuslim foto bersama warga Blang Cut, Kecamatan Peusangan Selatan.

 

Detikacehnews.id | Bireuen - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim Angkatan XXVIII menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak bencana dengan melaksanakan kegiatan pendampingan pemulihan trauma bagi anak-anak di Desa Blang Cut, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan psikososial pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada 26 Desember 2025 lalu.


Bencana banjir yang terjadi tidak hanya mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan harta benda warga, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis yang cukup serius, terutama bagi anak-anak. Rasa takut, kecemasan, dan ketidaknyamanan masih dirasakan oleh sebagian anak pascaperistiwa banjir, yang dikhawatirkan dapat memengaruhi tumbuh kembang serta aktivitas keseharian mereka.


Menyikapi kondisi tersebut, mahasiswa KKM Universitas Almuslim yang bertugas di Desa Blang Cut berinisiatif melaksanakan kegiatan pendampingan pemulihan trauma dengan pendekatan yang ramah anak, edukatif, dan menyenangkan. Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak memulihkan kondisi emosional mereka serta menumbuhkan kembali rasa aman dan percaya diri.


Pendampingan dilaksanakan di sejumlah lokasi yang aman dan nyaman di lingkungan desa. Berbagai aktivitas kreatif dan interaktif disuguhkan, seperti bermain bersama, bercerita, bernyanyi, menggambar, serta penyampaian motivasi dan dukungan emosional. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka secara positif, sekaligus mengalihkan ingatan traumatis akibat banjir.


Berdasarkan dokumentasi kegiatan, suasana pendampingan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dipandu oleh mahasiswa KKM. Keceriaan dan tawa anak-anak menjadi indikator awal keberhasilan proses pemulihan trauma, di mana mereka mulai kembali aktif dan berani berinteraksi.


Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok KKM Universitas Almuslim Desa Blang Cut yang diketuai oleh Muhammad Al Faruq Aulia, dengan Wakil Ketua Banta Risky Ramadhan, Sekretaris Zakiatul Munna, Bendahara Nia Rahmadani, Kepala Divisi Humas Juhana Fika, serta anggota humas Zakiyatur Rahmah, Fatma Zuhra, Maulidya, Nur Ula Fitri, Nadiatuz Zahra, dan Cut Salsabila. Sementara itu, Divisi Publikasi dan Dokumentasi (PDD) dikoordinatori oleh Novita Sari bersama Raihanatun, Puja Stari Dinda, dan Rahmatuz Zakia. Seluruh rangkaian kegiatan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Iskandar Zulkarnaini, S.Kom., M.Kom.


Ketua Kelompok KKM Desa Blang Cut, Muhammad Al Faruq Aulia, menyampaikan bahwa pendampingan pemulihan trauma ini bertujuan membantu anak-anak menghilangkan rasa takut serta memproses pengalaman traumatis yang mereka alami dengan cara yang positif dan menyenangkan.


Kegiatan ini dilaksanakan agar anak-anak dapat menghilangkan rasa takut dan kembali mencerna pengalaman traumatis dalam suasana yang penuh dukungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan anak-anak pascabencana,” ujarnya.


Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan masyarakat desa, pemuda setempat, serta relawan kemanusiaan, dan mendapat dukungan penuh dari aparatur desa. Kolaborasi tersebut menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pemulihan psikologis anak-anak serta memperkuat nilai kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.


Salah seorang warga Desa Blang Cut mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKM Universitas Almuslim. Menurutnya, kehadiran mahasiswa sangat membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabanjir.


Setelah banjir, anak-anak sempat mengalami ketakutan. Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa KKM, anak-anak terlihat lebih ceria, aktif, dan berani kembali beraktivitas,” tuturnya.


Melalui kegiatan pendampingan pemulihan trauma ini, diharapkan anak-anak Desa Blang Cut dapat pulih secara psikologis dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan semangat serta keceriaan. Kehadiran mahasiswa KKM Universitas Almuslim menjadi wujud nyata kontribusi dunia akademik dalam merespons persoalan sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam mendampingi masyarakat pascabencana serta membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.