Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, SMA Negeri 3 Bireuen Gelar Shalat Dhuha, Yasinan, Zikir, dan Tausiah

Jumat, 23 Januari 2026 | 16:09 WIB Last Updated 2026-01-23T09:09:39Z

Dokumentasi foto pelaksanaan shalat dhuha oleh warga SMA Negeri 3 Bireuen. Jumat (23/1/2026).

 

Detikacehnews.id | Bireuen – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, SMA Negeri 3 Bireuen melaksanakan kegiatan keagamaan berupa shalat Dhuha berjamaah, pembacaan Surah Yasin, zikir, serta tausiah yang berlangsung khidmat pada Jumat pagi, 23 Januari 2026.


Kegiatan religius tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana sekaligus Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA Negeri 3 Bireuen, Bahagia Hadi, S.Pd.I., M.Pd. Dalam kegiatan tersebut, Bahagia Hadi bertindak sebagai imam shalat Dhuha, memimpin yasinan dan zikir, serta menyampaikan tausiah kepada seluruh warga sekolah.


Peringatan Isra Mi’raj ini diikuti oleh seluruh unsur sekolah, mulai dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 3 Bireuen, Nazaruddin, S.Pd., M.M, para wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik. Kehadiran lengkap seluruh warga sekolah mencerminkan komitmen bersama dalam menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di lingkungan pendidikan.


Dalam sambutannya, Plt Kepala SMA Negeri 3 Bireuen, Nazaruddin, S.Pd., M.M., yang baru beberapa hari menjabat setelah serah terima jabatan pada Rabu, 21 Januari 2026 oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


Kegiatan ini bukan sekadar seremonial peringatan hari besar Islam, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan keteladanan di lingkungan sekolah. Saya mengajak seluruh warga SMA Negeri 3 Bireuen untuk terus berbagi kebaikan, sebagaimana yang kita lakukan hari ini, agar menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitar,” ujar Nazaruddin.


Ia juga menegaskan bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan di sekolah merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik, sejalan dengan visi pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga moral dan akhlak mulia.


Sementara itu, dalam tausiahnya, Bahagia Hadi, S.Pd.I., M.Pd., menguraikan makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pesan keimanan, ketaatan, dan disiplin dalam menjalankan ibadah, khususnya shalat.


Bahagia Hadi menjelaskan bahwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui shalat, yang menjadi tiang agama dan sarana pembentuk karakter seorang Muslim.


Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, tetapi juga mengandung pelajaran penting tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketundukan kepada perintah Allah. Shalat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab, maka membiasakan shalat sejak dini adalah investasi akhlak dan keimanan bagi generasi muda,” jelasnya.


Ia juga mengajak para siswa untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang tinggi harus diiringi dengan akhlak yang baik agar melahirkan generasi yang berilmu, beradab, dan bermanfaat bagi umat.


Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Selain sebagai sarana peningkatan spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga sekolah serta menumbuhkan suasana religius yang kondusif di SMA Negeri 3 Bireuen.


Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 3 Bireuen berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter positif kepada peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual generasi muda.