Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Rektor Universitas Almuslim Ikuti Taklimat dan Dialog Presiden RI Bahas Arah Strategis Pendidikan Tinggi Nasional

Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:51 WIB Last Updated 2026-01-17T10:51:53Z

Dokumentasi foto Rektor Universitas Almuslim menghadiri kegiatan Taklimat dan Dialog Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

 
Detikacehnews.id | Jakarta – Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menghadiri kegiatan Taklimat dan Dialog Presiden Republik Indonesia Bersama Pimpinan Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang diikuti sekitar 1.200 rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia. Kegiatan strategis tingkat nasional tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).


Kehadiran Rektor Universitas Almuslim dalam forum kenegaraan ini didasarkan pada Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 0013/B/KS.11/2026 tertanggal 9 Januari 2026. Forum ini mengusung tema “Manusia, Pendidikan Tinggi, dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia”, yang menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi nasional.


Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Almuslim hadir didampingi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Almuslim, Jamaluddin, S.E., M.Si., AK., CA.CAFP. Kehadiran pimpinan Universitas Almuslim ini mencerminkan komitmen institusi untuk terus terlibat aktif dalam dinamika kebijakan strategis pendidikan tinggi di tingkat nasional.


Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menyampaikan bahwa dialog langsung bersama Presiden Republik Indonesia merupakan momentum yang sangat penting bagi perguruan tinggi untuk melakukan refleksi mendalam terhadap peran dan tanggung jawab akademisi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Pertemuan ini menjadi ruang refleksi bagi kami di perguruan tinggi untuk kembali menegaskan peran akademisi sebagai kekuatan intelektual bangsa. Pesan Bapak Presiden sangat jelas, bahwa kampus tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus hadir dan memberi solusi nyata bagi persoalan bangsa,” ujar Dr. Marwan.


Ia menambahkan bahwa Universitas Almuslim berkomitmen untuk terus menyelaraskan arah pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan kebutuhan pembangunan nasional serta tantangan global yang semakin kompleks.


Universitas Almuslim siap mendukung visi pemerintah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset terapan yang berdampak, serta pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas dan berdaya saing,” tambahnya.


Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan taklimat dan dialog tersebut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, serta para guru besar dari berbagai disiplin ilmu di seluruh Indonesia. Pertemuan berlangsung sejak pagi hari dan menjadi ruang dialog strategis antara Presiden Republik Indonesia dengan komunitas akademik nasional.


Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan bahwa pimpinan perguruan tinggi dan para guru besar merupakan brains of our country, yakni kekuatan intelektual utama bangsa yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial dalam menjaga nilai-nilai akademik, integritas keilmuan, serta mendorong kemajuan bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Presiden juga mengajak seluruh pimpinan akademik untuk melakukan refleksi atas amanah besar yang telah diberikan oleh masyarakat. Menurut Presiden, para rektor dan guru besar merupakan sosok-sosok terpilih yang dipercaya untuk memimpin pengembangan ilmu pengetahuan dan membangun peradaban bangsa Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.


Lebih lanjut, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan undangan ketiga Presiden kepada pimpinan perguruan tinggi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan tinggi serta harapan agar kampus dapat berperan lebih nyata dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional.


Dalam dialog tersebut, dibahas sejumlah isu penting dan strategis, antara lain penyelarasan pengembangan sumber daya manusia dengan kebutuhan dunia industri, penguatan integritas dan efisiensi tata kelola perguruan tinggi, penguatan kemandirian nasional di tengah dinamika geopolitik global, serta fokus riset strategis yang berorientasi pada penyelesaian persoalan konkret bangsa. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara kebijakan publik dan kontribusi pemikiran dari kalangan akademisi.


Bagi Universitas Almuslim, kehadiran Rektor dalam forum nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Partisipasi aktif dalam dialog strategis bersama Presiden Republik Indonesia ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Universitas Almuslim dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.


Dengan mengikuti taklimat dan dialog langsung bersama Presiden Republik Indonesia, Universitas Almuslim menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang relevan, berkualitas, dan berorientasi pada kemajuan bangsa dan negara.