Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mahasiswa KKM Universitas Almuslim dan Asosiasi PPSW Perkuat Literasi Keamanan Digital UMKM Desa Geulanggang Teungoh

Selasa, 03 Februari 2026 | 20:08 WIB Last Updated 2026-02-03T13:08:12Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim Angkatan XXVI Program Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi berkolaborasi dengan Asosiasi PPSW dalam melaksanakan Training Program Keamanan Digital bagi perintis usaha dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, bertempat di Meunasah Desa Geulanggang Teungoh, sebagai bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat.


Program pelatihan ini dilaksanakan oleh 34 mahasiswa KKM Universitas Almuslim yang diketuai oleh Teuku Ichsan, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurhayati, S.P., M.S.M., CDM. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari aparatur gampong, termasuk Keuchik Desa Geulanggang Teungoh, Ibrahim, S.Ag., serta melibatkan pelaku UMKM, perintis usaha, pemuda desa, dan unsur masyarakat lainnya sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.


Desa Geulanggang Teungoh merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pengembangan usaha mikro dan rintisan berbasis potensi lokal. Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas usaha, khususnya melalui media sosial dan platform marketplace, masyarakat desa mulai beradaptasi dengan pola pemasaran dan transaksi digital. Namun demikian, masih terdapat keterbatasan pemahaman di kalangan pelaku UMKM dan perintis usaha terkait aspek keamanan digital.


Sebagian pelaku usaha masih belum memahami pentingnya perlindungan data pribadi, keamanan akun usaha di media sosial dan marketplace, serta risiko kejahatan digital seperti penipuan daring, peretasan akun, dan penyalahgunaan identitas. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian, baik secara finansial maupun kepercayaan konsumen, apabila tidak diantisipasi sejak dini.


Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKM Universitas Almuslim bersama Asosiasi PPSW merancang Training Program Keamanan Digital sebagai program edukasi yang bersifat sederhana, aplikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat desa. Program ini dirancang agar materi yang disampaikan dapat langsung diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari, khususnya bagi perintis usaha dan pelaku UMKM yang mulai memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan transaksi.


Secara substansi, program pelatihan ini menitikberatkan pada tiga aspek utama. Pertama, edukasi dasar mengenai keamanan data digital, termasuk pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi dan usaha. Kedua, pengenalan berbagai bentuk dan risiko kejahatan siber yang kerap terjadi di lingkungan usaha digital, seperti penipuan online dan penyalahgunaan akun. Ketiga, strategi penggunaan platform digital secara aman dan bertanggung jawab guna mendukung keberlanjutan usaha UMKM di tingkat desa.


Sebagai bagian dari pendekatan edukasi visual, mahasiswa KKM menyediakan dan memasang media informasi berupa spanduk serta materi edukasi yang memuat panduan dasar keamanan digital. Materi tersebut mencakup langkah-langkah melindungi akun usaha, cara mengenali ciri-ciri penipuan online, pentingnya menjaga data pribadi, serta panduan melakukan transaksi digital yang aman. Media edukasi ini ditempatkan di lokasi strategis agar mudah diakses dan dibaca oleh masyarakat.


Selain penyediaan media edukasi, mahasiswa KKM juga melaksanakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi yang diikuti oleh lebih dari 20 peserta. Peserta kegiatan terdiri dari pelaku UMKM, perintis usaha, pemuda desa, serta aparatur gampong. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Penyampaian materi dilakukan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan kontekstual agar mudah dipahami oleh seluruh peserta dari berbagai latar belakang.


Ketua Kelompok KKM, Teuku Ichsan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Training Program Keamanan Digital ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat desa dalam menghadapi tantangan di era digital, khususnya dalam menjalankan usaha berbasis teknologi.


Melalui kolaborasi dengan Asosiasi PPSW, kami ingin membantu perintis usaha dan pelaku UMKM agar lebih aman dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital. Dengan pemahaman keamanan digital yang baik, pelaku usaha dapat melindungi akun, data, dan aktivitas usahanya dari berbagai risiko kejahatan digital,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan menjadi kunci keberhasilan program, sehingga materi yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.


Apresiasi turut disampaikan oleh peserta kegiatan. Salah seorang pelaku UMKM Desa Geulanggang Teungoh mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman baru yang sangat bermanfaat bagi aktivitas usahanya.


Selama ini kami menggunakan media digital tanpa benar-benar memahami risikonya. Melalui pelatihan ini, kami jadi tahu cara menjaga keamanan akun usaha dan menghindari penipuan online,” ungkapnya.


Melalui pelaksanaan Training Program Keamanan Digital pada 1 Februari 2026 ini, mahasiswa KKM Universitas Almuslim berharap masyarakat Desa Geulanggang Teungoh, khususnya perintis usaha dan pelaku UMKM, memiliki pemahaman serta kesiapsiagaan digital yang lebih baik. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun UMKM desa yang adaptif, aman, dan berdaya saing di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.