Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sekda Aceh Resmi Lantik 25 Kepala SMA/SMK/SLB Bireuen, Berikut Daftar Namanya

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:31 WIB Last Updated 2026-01-29T08:31:05Z


 
Detikacehnews.id | Banda Aceh - Sebanyak 201 kepala SMA, SMK, dan SLB dari 23 kabupaten/kota se-Aceh resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MPA., atas nama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Pelantikan tersebut berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Aceh, Banda Aceh, pada Senin (26/1/2026).


Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 kepala sekolah berasal dari Kabupaten Bireuen, mencakup satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri. Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan dan penguatan manajemen pendidikan menengah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh.


Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., kepada media ini, Kamis (29/1/2026), menjelaskan bahwa pelantikan massal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan sekolah sekaligus penyegaran organisasi di lingkungan pendidikan menengah.


Sebanyak 25 kepala SMA, SMK, dan SLB dari Bireuen ikut dilantik dalam pelantikan massal yang dilaksanakan Pemerintah Aceh,” ujar Abdul Hamid.


Adapun para kepala SMA sederajat yang dilantik antara lain Muzakir yang sebelumnya guru di SMKN 2 Peusangan, dipromosikan menjadi Kepala SMAN 2 Samalanga. Marzuki, yang sebelumnya menjabat Kepala SMAN 2 Samalanga, dipindahkan sebagai Kepala SMAN 1 Simpang Mamplam, sementara Hasan Basri yang sebelumnya memimpin SMAN 1 Simpang Mamplam, kini menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Bireuen.


Selanjutnya, Sukardi Tomo, guru SMAN 1 Bireuen, dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Jeunieb. Nurul Aini yang sebelumnya Kepala SMAN 1 Jeunieb, dipindahkan menjadi Kepala SMAN 1 Kuala. Jumiati, Kepala SMAN 1 Kuala, selanjutnya menjabat Kepala SMAN 1 Peusangan, sementara Idialita yang sebelumnya Kepala SMAN 1 Peusangan, kini memimpin SMAN 1 Jangka.


Perubahan kepemimpinan juga terjadi pada Dra. Elfi Syarhrini yang sebelumnya menjabat Kepala SMAN 1 Jangka dan kini dipercaya sebagai Kepala SMAN 3 Bireuen. Zulfadli, guru SMAN 1 Jeunieb, dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Samalanga, sementara Nazaruddin, guru dari sekolah yang sama, diangkat sebagai Kepala SMAN 1 Pandrah. Maryadi yang sebelumnya memimpin SMAN 1 Pandrah, dipindahkan menjadi Kepala SMAN 3 Peusangan.


Selain itu, Anna Fadla, guru SMAN 1 Gandapura, dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng. Nuzlita, guru SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng, dipromosikan menjadi Kepala SLB Negeri Terpadu Bireuen. Sementara itu, M. Jamil Husin yang sebelumnya Kepala SLB Negeri Terpadu Bireuen, dipindahkan menjadi Kepala SMAN 1 Gandapura.


Pada jenjang SMA lainnya, Rahmad Hidayat, guru SMAN 1 Bireuen, dipromosikan menjadi Kepala SMAN 2 Kutablang. Fadhil yang sebelumnya Kepala SMAN 1 Kutablang, dipindahkan menjadi Kepala SLB Negeri Bireuen. Zubir yang sebelumnya menjabat Kepala SMAN 1 Manyak Panyet, kini dipercaya memimpin SMAN 1 Peusangan Selatan. Sementara Faisal yang sebelumnya Kepala SMKN 1 Julok, ditugaskan sebagai Kepala SMKN 1 Peusangan.


Pada jajaran SMK, Joko Triyanto yang sebelumnya Kepala SMKN 1 Peusangan, dipindahkan menjadi Kepala SMKN 1 Jeumpa. Ermawati yang sebelumnya Kepala SMKN 1 Jeumpa, kini memimpin SMKN 1 Jeunieb. Selanjutnya, Fery Irawan yang sebelumnya Kepala SMKN 1 Jeunieb, dipercaya sebagai Kepala SMKN 1 Gandapura. Rusydi, guru SMKN 1 Gandapura, dipromosikan menjadi Kepala SMKN 2 Peusangan.


Sementara itu, Erni N dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Peulimbang. Tarmihim yang sebelumnya Kepala SMAN 1 Peulimbang, dipindahkan menjadi Kepala SMAN 1 Makmur. Sedangkan Ibnu Umar yang sebelumnya Kepala SMAN 1 Makmur, kini menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Jeumpa.


Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P., Kepala Badan Kepegawaian Aceh Abdul Qahar, sejumlah anggota DPRA, serta pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh.


Melalui pelantikan ini, Pemerintah Aceh berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan profesional, meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta mendorong peningkatan prestasi peserta didik di masing-masing satuan pendidikan.