Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Percepatan Pembangunan Lima Jembatan Permanen di Bireuen

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:22 WIB Last Updated 2026-02-24T08:22:53Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa (24/2/2026), untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, termasuk pembangunan lima jembatan permanen yang hancur diterjang arus banjir.


Kehadiran Menteri PU disambut oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, jajaran Forkopimda, serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Pendopo Bupati Bireuen. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membahas langkah strategis percepatan pemulihan infrastruktur yang mengalami kerusakan signifikan akibat bencana.


Dalam pemaparannya, Bupati Bireuen menjelaskan bahwa banjir yang melanda sejumlah kecamatan telah mengakibatkan kerusakan serius pada berbagai fasilitas publik, terutama jembatan penghubung antarwilayah yang menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bireuen mengusulkan pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang guna menjamin ketahanan infrastruktur terhadap bencana di masa mendatang.


Bupati menyampaikan bahwa terdapat lima jembatan yang diusulkan untuk dibangun secara permanen selain jembatan nasional, yaitu Jembatan Mon Kelayu, Jembatan Pantee Lhong, Jembatan Awe Geutah, Jembatan Ulee Jalan, dan Jembatan Alue Limeng. Pembangunan jembatan-jembatan tersebut dinilai sangat penting agar konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bireuen dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.


Menanggapi usulan tersebut, Menteri PU menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur melalui berbagai langkah strategis. Upaya yang akan dilakukan meliputi pembangunan kembali jembatan yang rusak dengan konstruksi permanen, normalisasi sungai secara menyeluruh guna mengurangi risiko banjir di masa depan, serta perbaikan akses jalan yang mengalami kerusakan parah akibat genangan dan longsor.


Selain itu, pemerintah pusat juga akan melakukan perbaikan bendung irigasi yang rusak agar aliran air ke lahan persawahan masyarakat dapat kembali normal dan mendukung ketahanan pangan daerah.


Kami akan mempercepat seluruh proses pembangunan infrastruktur yang rusak. Target kami adalah pemulihan secepat mungkin agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terhambat lebih lama,” ujar Menteri PU di sela-sela kunjungannya.


Bupati Bireuen menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta respon cepat pemerintah pusat terhadap musibah banjir yang menimpa wilayahnya. Menurutnya, dukungan Kementerian PU sangat berarti bagi percepatan pemulihan kondisi masyarakat, khususnya di daerah yang terdampak cukup parah.


Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih, Bupati Bireuen menyerahkan cendera mata kepada Menteri PU usai pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di Pendopo Bupati.


Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan. Menteri PU bersama Bupati Bireuen meninjau Bendung Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Jembatan Pante Lhong di Kecamatan Peusangan, serta tanggul Sungai Cot Me di Kecamatan Kuta Blang yang putus akibat derasnya arus banjir.


Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi teknis fasilitas yang terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan yang tepat dan efektif. Pemerintah berharap, melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, proses pemulihan infrastruktur di Kabupaten Bireuen dapat berjalan cepat sehingga kehidupan masyarakat kembali pulih seperti sediakala.