Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

RSUD dr Fauziah Bireuen Pastikan Jasa Tenaga Medis Dibayar Penuh Tanpa Potongan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:42 WIB Last Updated 2026-02-14T08:42:37Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Kabar positif datang bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUD dr Fauziah Bireuen. Manajemen rumah sakit memastikan seluruh pembayaran jasa kepada pegawai telah disalurkan sepenuhnya tanpa potongan apa pun. Kepastian ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur rumah sakit RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr Minar Mushari, dalam keterangannya kepada media melalui sambungan telepon, Sabtu (14/2/2026). Ia menyatakan bahwa manajemen terus melakukan pembenahan sistem administrasi dan keuangan agar pembayaran jasa medis ke depan dapat berlangsung lebih tertib, transparan, serta tepat waktu.


Menurutnya, komitmen tersebut bukan hanya untuk memastikan hak pegawai terpenuhi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan kondusif. Dengan sistem pembayaran yang lebih baik, diharapkan tenaga medis dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien.


Selain itu, pihak manajemen juga menargetkan sejumlah komponen jasa, termasuk klaim terkait Jasa Raharja dan insentif uang jaga malam, dapat kembali disalurkan tanpa kendala menjelang bulan Ramadan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian finansial bagi tenaga kesehatan, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan selama bulan suci.


Kami terus berupaya agar hak-hak tenaga medis dan pegawai lainnya dapat dibayarkan tepat waktu. Insya Allah, pada bulan Ramadan ini kembali akan disalurkan,” ujar dr Minar.


Ia juga menegaskan bahwa manajemen menjamin tidak adanya pemotongan terhadap hak pegawai dalam bentuk apa pun. Namun demikian, peningkatan kesejahteraan pegawai harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Dalam hal ini, manajemen rumah sakit menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, maupun pegawai lainnya. Pegawai yang tidak memberikan pelayanan maksimal kepada pasien akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.


Menurut dr Minar, hal tersebut merupakan arahan langsung pimpinan daerah agar pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan, tetap menjadi prioritas utama. Pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional dinilai sebagai kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah.


Manajemen rumah sakit berharap pembenahan sistem pembayaran jasa yang lebih tertib dan transparan dapat berdampak positif terhadap mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bireuen. Dengan sinergi antara kesejahteraan tenaga medis dan peningkatan profesionalisme kerja, pelayanan kesehatan di daerah tersebut diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan.