Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dana Desa Rp68,48 Miliar Cair, APDESI Bireuen Apresiasi Langkah Cepat Bupati Mukhlis

Senin, 09 Maret 2026 | 23:21 WIB Last Updated 2026-03-09T16:21:29Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bireuen menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam merealisasikan pencairan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026.


Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah menyalurkan Dana Desa sebesar Rp68.480.123.200 kepada 609 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen pada Senin (9/3). Dana tersebut telah ditransfer langsung ke rekening kas desa masing-masing sebagai bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat gampong.


Wakil Ketua APDESI Bireuen, Khairi, menilai percepatan pencairan Dana Desa tersebut merupakan bukti nyata komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bireuen di bawah kepemimpinan Bupati Mukhlis dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat desa.


Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah memberikan ruang bagi pemerintah gampong untuk segera menggerakkan berbagai program yang telah direncanakan sebelumnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).


Ini patut kita apresiasi. Pencairan Dana Desa yang cepat menunjukkan adanya keseriusan dan perhatian besar dari Bupati Bireuen terhadap pembangunan gampong. Dengan dana ini, pemerintah desa dapat segera menjalankan program-program yang telah direncanakan,” ujar Khairi.


Ia menjelaskan bahwa Dana Desa yang telah cair tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan prioritas di tingkat gampong, termasuk mendukung kegiatan pelayanan dasar kepada masyarakat. Beberapa di antaranya seperti operasional posyandu, kegiatan keagamaan di desa, serta berbagai kebutuhan belanja rutin pemerintahan gampong yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.


Selain itu, pemerintah desa juga akan segera merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada keluarga penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyaluran BLT tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.


Lebih lanjut, Khairi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempercepat proses pencairan Dana Desa Tahap I tersebut. Ia menilai keberhasilan percepatan pencairan dana tidak terlepas dari sinergi yang baik antara berbagai unsur pemerintah daerah dan perangkat desa.


Menurutnya, peran aktif sejumlah pihak sangat membantu kelancaran proses administrasi, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, dinas terkait, hingga para camat di seluruh kecamatan yang terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa.


Tak hanya itu, ia juga memberikan penghargaan kepada para Ketua APDESI di tingkat kecamatan yang selama ini aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa di wilayah masing-masing. Upaya tersebut dinilai turut mempercepat penyelesaian berbagai persyaratan administrasi sehingga Dana Desa dapat segera dicairkan.


Ini adalah hasil kerja bersama. Mulai dari pemerintah kabupaten, dinas terkait, para camat, hingga Ketua APDESI kecamatan yang terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar proses pencairan Dana Desa dapat dipercepat dan berjalan lancar,” jelasnya.


APDESI Bireuen berharap dengan telah dicairkannya Dana Desa Tahap I Tahun 2026 ini, seluruh pemerintah gampong dapat mengelola dana tersebut secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Pengelolaan yang baik diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.


Selain itu, pemerintah desa juga diharapkan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam setiap tahapan pengelolaan dana, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan penggunaan anggaran.


Dengan pengelolaan yang baik dan penuh tanggung jawab, Dana Desa diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam mempercepat pembangunan di tingkat gampong serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Bireuen.