Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

HRD Buka Puasa Bersama Dengan Masyarakat Dan Santuni Anak Yatim-piatu

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:30 WIB Last Updated 2026-03-04T20:30:40Z
Bireuen l Detikacehnews.id l Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H Ruslan Daud (HRD), menggelar rangkaian silaturahmi dan buka puasa bersama dengan ratusan masyarakat  dan kader Partai selama Ramadan 1447 H. 


Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menyerap aspirasi dari masyarakat setelah pascabencana, acara yang berlangsung Rabu (4/3/2026) di rumah Aspirasi dan kediamannya komplek Meuligoe Residen, Cot Gapu, Bireuen, acara ini juga dirangkai dengan santunan ratusan anak yatim terutama anak korban Bencana Alam.


Ratusan orang dari bebagai kecamatan dalam kabupaten Bireuen dan dari berbagai kabupaten sejak pukul 5 sore hingga menjelang berbuka sudah berdatangan  kekediaman HRD, Mereka terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, baik laki-laki maupun kaum perempuan. 


Tampak hadir sejumlah tokoh masyarakat Aceh dari berbagai daerah,para alim ulama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, para keuchik (kepala desa) dan perangkatnya, serta dari elemen lainnya.


Selain itu juga tanpak hadir Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PKB Aceh Tgk Mujlisal, Anggota DPR Aceh, Anggota DPRK dari beberapa kabupaten kota di Aceh, mulai dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah dan Aceh Tengah.


H Ruslan Daud, HRD dalam pidatonya menyebutkan, Acara buka puasa bersama yang kita gelar, menjalankan beberapa arahan dan pesan dari Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar, untuk para keluarga besar PKB Aceh, dalam rangka resesnya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Aceh di daerah dapilnya guna diperjuangkan ditingkat parlemen pusat . 


HRD juga mengatakan, sampai saat ini khususnya di Kabupaten Bireuen, masih banyak masyarakat korban bencana alam yang masih menetap di tenda darurat dan belum mendapatkan hunian yang layak, sungguh sangat di sayang nasib para korban banjir bandang yang masih hidup di tenda - tenda darurat di berbagai tempat, apa lagi menjelang Hari raya Idul Fitri nasibnya belum jelas, "sebutnya.


Padahal bencana alam sudah memasuki bulan keempat. Tapi masih banyak para masyarakat korban bencana hidrometeorologi siklon senyar, di berbagai desa yang belum mendapatkan hak-haknya, terutama rumah layak huni atau hunian sementara (huntara).


“Karena itu kita berharap agar negara hadir untuk segera membangun hunian yang layak bagi korban bencana alam  di Kabupaten Bireuen,” 


Di perlukan komitmen pemerintah memberikan kepastian dan percepatan penanganan bagi para korban bencana alam, khususnya yang terdampak bencana di wilayah kabupaten Bireuen," pintanya. (Samsul)