Detikacehnews.id | Bireuen - Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, SH menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Peusangan Selatan yang berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, di Aula Kantor Camat setempat. Kehadiran pimpinan legislatif tersebut menjadi perhatian utama dalam forum perencanaan pembangunan daerah yang dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta perwakilan desa.
Kegiatan Musrenbang secara resmi dibuka oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST sebagai bagian dari rangkaian penyusunan prioritas pembangunan daerah tahun anggaran mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRK Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Peusangan Selatan yang menjadi salah satu kecamatan dengan dampak bencana paling parah di Kabupaten Bireuen, terutama terhadap infrastruktur dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Juniadi menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bireuen yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti kebutuhan masyarakat pascabencana melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif.
Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar usulan aspirasi yang diperjuangankan oleh ketua DPRK berada di wilayah Peusangan Selatan, saat ini sedang dalam proses pengerjaan di lapangan. Program-program tersebut difokuskan pada pemulihan pascabencana, terutama pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang terdampak.
“Alhamdulillah, sebagian besar aspirasi masyarakat yang kita perjuangkan saat ini sudah masuk tahap pelaksanaan di lapangan. Ini menjadi bukti bahwa kerja sama pemerintah daerah dan DPRK berjalan efektif demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Juniadi, berbagai pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan fasilitas publik, serta program pemulihan yang bertujuan mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara bertahap.
Ia menegaskan bahwa percepatan realisasi program tersebut sangat penting mengingat Peusangan Selatan merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak bencana cukup berat.
Lebih lanjut, Ketua DPRK Bireuen berharap agar wilayah Peusangan Selatan tetap menjadi prioritas pembangunan pada tahun 2027. Ia secara langsung memohon dukungan Bupati Bireuen agar usulan kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan pemulihan pascabencana, terus mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan pascabencana tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat dan penguatan ketahanan wilayah terhadap bencana di masa depan.
“Kami memohon kepada Bapak Bupati agar Peusangan Selatan tetap menjadi prioritas, terutama program-program pemulihan pascabencana yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Usai pelaksanaan Musrenbang, Ketua DPRK Bireuen bersama rombongan melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan langsung ke lapangan, tepatnya di lokasi Jembatan Ule Jalan yang menjadi salah satu titik perhatian pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan dan penganggaran ke depan.
Juniadi menegaskan bahwa kehadiran langsung para pemangku kebijakan sangat penting agar setiap program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga kebijakan yang diambil tepat sasaran dan benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” tutupnya.
Melalui forum Musrenbang ini, Ketua DPRK Bireuen berharap sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat terus diperkuat guna mendorong percepatan pemulihan dan pembangunan yang merata di Kabupaten Bireuen, khususnya di Kecamatan Peusangan Selatan yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.
.jpg)