Detikacehnews.id | Bireuen - SMA Negeri 3 Bireuen menggelar kegiatan tausiah dalam rangkaian pembinaan keagamaan pada hari ke-22 bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi agenda penutup dari berbagai program keagamaan yang telah dilaksanakan selama Ramadan di lingkungan sekolah.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, para wakil kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa SMA Negeri 3 Bireuen. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh warga sekolah dalam memaknai nilai-nilai yang terkandung dalam bulan Ramadan.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kemahasiswaan, Muhammad, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tausiah ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai religius dan akhlak yang baik.
“Momentum Ramadan ini kita manfaatkan untuk memperkuat pembinaan karakter dan spiritual siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Tgk. Supriadi dari Blang Dalam, Kecamatan Jeumpa. Dalam ceramahnya, ia mengajak para siswa dan seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.
Dalam tausiahnya, Tgk. Supriadi menekankan bahwa Ramadan mengajarkan manusia untuk menjadi hamba yang qanaah, yakni merasa cukup dengan apa yang diberikan oleh Allah SWT. Sikap qanaah, menurutnya, akan menumbuhkan rasa syukur serta menjauhkan manusia dari sifat tamak dan tidak pernah puas.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memiliki sifat tawadhu, yaitu rendah hati dan tidak menyombongkan diri. Menurutnya, kerendahan hati merupakan salah satu akhlak mulia yang harus dimiliki setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadan melatih kita menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi hamba yang qanaah, tawadhu, serta jujur dalam setiap perkataan dan perbuatan,” ungkap Tgk. Supriadi di hadapan para siswa.
Ia juga menyampaikan bahwa terdapat dua kemuliaan besar yang secara khusus diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW, yaitu diturunkannya Al-Qur’an dan dimuliakannya bulan Ramadan. Kedua hal tersebut merupakan anugerah besar yang harus disyukuri dengan memperbanyak ibadah serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Bireuen, Dra. Elfi Syahrani, M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tausiah tersebut sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa di sekolah.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan akhlak kepada peserta didik, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik.
“Kami berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam tausiah ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk terus memperbaiki diri serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tausiah tersebut berlangsung dengan penuh perhatian dari para siswa yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Acara kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah yang diikuti oleh seluruh warga sekolah di mushola SMA Negeri 3 Bireuen, sebagai peneguhan nilai kebersamaan dan penguatan ibadah di bulan Ramadan.
