Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Aulia Rizki Terpilih Jadi Ketua JSIT Bireuen Periode 2026–2030, Siap Perkuat Kolaborasi Pendidikan Islam

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:48 WIB Last Updated 2026-05-10T04:48:45Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Oproom Kantor Bupati Bireuen, Sabtu, 9 Mei 2026, menjadi momentum penting lahirnya kepemimpinan baru dalam tubuh organisasi pendidikan Islam tersebut. Dalam forum musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan itu, Aulia Rizki, S.Pd. Gr., resmi terpilih sebagai Ketua JSIT Kabupaten Bireuen periode 2026–2030.

Terpilihnya Aulia Rizki disambut antusias oleh peserta Musda yang terdiri dari para kepala sekolah, guru, pengurus yayasan, serta perwakilan sekolah Islam terpadu dari berbagai wilayah di Kabupaten Bireuen. Sosoknya dinilai memiliki semangat kolaboratif, komitmen terhadap pengembangan pendidikan Islam, serta visi yang kuat dalam membawa JSIT Bireuen semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Setelah resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih, Aulia Rizki langsung dikukuhkan oleh Ketua JSIT Wilayah Aceh, Fachrurrizal, yang turut hadir dalam kegiatan Musda tersebut.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua JSIT Kabupaten Bireuen, Aulia Rizki menyampaikan rasa syukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dalam organisasi bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam terpadu.

Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Amanah ini tentu tidak ringan, namun dengan kebersamaan dan kolaborasi seluruh keluarga besar JSIT, saya yakin kita mampu membawa organisasi ini menjadi lebih baik dan semakin berkembang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Aulia Rizki juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada pengurus JSIT Kabupaten Bireuen periode sebelumnya yang telah bekerja keras membangun dan mengembangkan organisasi selama masa kepengurusan mereka.

Ia menilai berbagai capaian dan program yang telah dijalankan pengurus terdahulu menjadi fondasi penting bagi kepengurusan baru dalam melanjutkan perjuangan membangun pendidikan Islam yang berkualitas di Kabupaten Bireuen.

Saya juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus JSIT sebelumnya atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Apa yang sudah dibangun tentu menjadi pijakan berharga bagi kami untuk melanjutkan estafet perjuangan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aulia Rizki menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antar sekolah Islam terpadu, meningkatkan kualitas sumber daya pendidik, serta mendorong inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Menurutnya, sekolah Islam terpadu harus mampu menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman peserta didik.

Pendidikan Islam harus terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, mencintai Al-Qur’an, dan siap menghadapi tantangan global,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang harmonis antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak.

Tema Musda kali ini tentang sinergi dan inovasi harus benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata. Kita ingin JSIT Bireuen menjadi rumah besar yang mampu menyatukan semangat bersama untuk memajukan pendidikan Islam,” tambahnya.

Musda JSIT Kabupaten Bireuen tahun 2026 sendiri berlangsung dengan mengusung tema “Sinergi dalam Kolaborasi, Unggul dalam Inovasi, Menuju Pendidikan Islam Mendunia.” Selain agenda pemilihan ketua baru, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pembahasan program kerja organisasi, serta diskusi penguatan mutu pendidikan Islam terpadu.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kontribusi JSIT dalam mendukung pengembangan pendidikan di Kabupaten Bireuen, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter dan Al-Qur’an.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Aulia Rizki, diharapkan JSIT Kabupaten Bireuen semakin solid dan mampu menghadirkan berbagai program inovatif demi kemajuan pendidikan Islam terpadu yang unggul dan berdaya saing.