Detikacehnews.id | Bireuen - Fraksi PKS-PPP DPRK Bireuen memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bireuen di bawah kepemimpinan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST atau yang akrab disapa Mukhlis Takabeya, khususnya terkait penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul Rapat Paripurna DPRK Bireuen terkait rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, rekomendasi DPRK dibacakan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Saed Abdurrahman.
Wakil Fraksi PKS-PPP DPRK Bireuen, Yusriadi, SH atau yang dikenal dengan sapaan Abu Yus, menyampaikan bahwa pihaknya menilai dokumen LKPJ yang disajikan Pemerintah Kabupaten Bireuen tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kami mengapresiasi saudara Bupati Mukhlis yang mampu menyajikan dokumen LKPJ lebih baik dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta akuntabilitas pelaksanaan program pembangunan,” ujar Abu Yus.
Menurutnya, secara umum realisasi anggaran daerah, baik dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun belanja daerah, menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan Tahun Anggaran 2024.
Ia menjelaskan, realisasi PAD Kabupaten Bireuen pada Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp236,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka Rp174,2 miliar. Dengan demikian, terjadi kenaikan sekitar Rp62,2 miliar.
“Peningkatan PAD ini tentu menjadi indikator positif bagi kemampuan daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan. Ini menunjukkan adanya peningkatan kinerja pemerintah dalam sektor pendapatan daerah,” jelasnya.
Selain PAD, Fraksi PKS-PPP juga menyoroti capaian realisasi belanja daerah yang dinilai cukup baik. Abu Yus menyebutkan bahwa realisasi belanja daerah pada Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp1,933 triliun atau sekitar 94,19 persen dari total anggaran yang tersedia. Angka tersebut meningkat dibandingkan Tahun Anggaran 2024 yang hanya berada pada kisaran 89,56 persen.
“Dari sisi serapan anggaran, kita melihat adanya peningkatan yang cukup baik. Ini menandakan program-program pemerintah berjalan lebih optimal dan mampu direalisasikan dengan lebih maksimal,” katanya.
Fraksi PKS-PPP juga menilai sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami peningkatan kinerja yang cukup signifikan. Salah satunya adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen.
Menurut Abu Yus, realisasi anggaran Dinas Kesehatan pada Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp234,2 miliar atau sekitar 90,40 persen. Sementara pada Tahun Anggaran 2024 hanya terserap sekitar Rp174,8 miliar atau sebesar 74,99 persen.
“Kenaikan ini memperlihatkan adanya peningkatan kinerja dan keseriusan pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya sektor kesehatan, Fraksi PKS-PPP juga memberikan perhatian terhadap program-program sosial dan pembangunan berbasis kerakyatan, khususnya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Abu Yus mengungkapkan bahwa program pembangunan rumah dhuafa mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada Tahun Anggaran 2024, pemerintah membangun sebanyak 32 unit rumah dhuafa, sedangkan pada Tahun Anggaran 2025 jumlah tersebut meningkat menjadi 52 unit rumah.
Menurutnya, peningkatan jumlah rumah dhuafa tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap masyarakat kurang mampu.
“Program-program pro rakyat seperti pembangunan rumah dhuafa harus terus didorong karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Fraksi PKS-PPP juga menilai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam melanjutkan pembangunan rumah dhuafa melalui Baitul Mal Bireuen sebagai langkah yang patut diapresiasi.
Sebelumnya, pembangunan 90 unit rumah dhuafa pada Tahun Anggaran 2024 sempat mengalami kendala dan tertunda. Namun pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melanjutkan pembangunan sebanyak 94 unit rumah dhuafa.
Menurut Abu Yus, hal tersebut menunjukkan adanya komitmen dan keseriusan Bupati Mukhlis Takabeya dalam menuntaskan program-program sosial bagi masyarakat, meskipun di tengah tantangan bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bireuen pada tahun yang sama.
“Sekalipun Bireuen menghadapi musibah banjir hidrometeorologi, saudara Bupati tetap berada di garda terdepan bersama rakyat dan tetap melanjutkan program pembangunan untuk masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menilai keberhasilan kepemimpinan Bupati Mukhlis selama ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan, penganggaran, serta pengawasan pembangunan daerah.
“Keberhasilan saudara Bupati Mukhlis dalam memimpin Bireuen juga berkat dukungan dan kerja sama yang baik dengan teman-teman DPRK Bireuen,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Fraksi PKS-PPP berharap hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan DPRK Bireuen terus terjalin demi mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyarankan saudara Bupati untuk terus menggandeng DPRK Bireuen dalam menjalankan fungsi kepemimpinan eksekutif demi mewujudkan masyarakat Bireuen yang berkeadilan dan sejahtera,” tutup Abu Yus.
