Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Peringatan 1 Muharram 1448 H di Bireuen Berlangsung Khidmat, Wabup Tekankan Makna Hijrah

Senin, 15 Juni 2026 | 21:06 WIB Last Updated 2026-06-15T14:06:08Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan menggelar zikir dan tausiyah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sekitar 600 jamaah dari berbagai unsur masyarakat, aparatur pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, S.T., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai momentum muhasabah diri, memperkuat keimanan, serta memperbaiki kualitas kehidupan baik secara pribadi maupun sosial.

Turut hadir Ketua DPRK Bireuen Junaidi, S.H., Kajari Bireuen yang diwakili Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen Wendy Yuhfrizal, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Bireuen AKP Barmawi, S.E., Imum Chiek Masjid Agung Sulthan Jeumpa Tgk. Saifuddin Muhammad, serta penceramah Tgk. Nasruddin M. Judon atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abi Nas Jeunib.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kepala dinas, badan, dan kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, para camat, ASN, alim ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta masyarakat umum yang memadati masjid kebanggaan masyarakat Bireuen tersebut.

Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Munawar, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sekaligus sebagai sarana introspeksi diri dalam meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Bireuen Nomor 400.8/11 Tahun 2026. Rangkaian acara diisi dengan zikir bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan tausiyah keagamaan yang memberikan pencerahan bagi para jamaah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bireuen menegaskan bahwa kehadiran umat Islam dalam majelis zikir dan pengajian merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki nilai mulia di sisi Allah SWT apabila dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa hijrah Rasulullah SAW bukan hanya menjadi awal penanggalan Hijriah, tetapi juga merupakan tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam yang membawa perubahan besar bagi umat manusia.

Hijrah Rasulullah SAW menjadi tonggak awal penanggalan Hijriyah sekaligus awal kejayaan Islam. Pada tataran individual, hijrah membentuk pribadi yang berakhlak mulia, sedangkan pada tataran komunal hijrah membangun persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi terwujudnya Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam,” ujar Razuardi.

Wabup juga mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai hijrah sebagai perubahan ke arah yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, semangat hijrah harus tercermin dalam peningkatan kualitas ibadah, etos kerja, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Ia berharap momentum Tahun Baru Islam dapat menjadi titik awal bagi seluruh elemen masyarakat Bireuen untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan bersama-sama membangun daerah yang religius, maju, dan sejahtera.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat.

Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga tahun baru ini membawa kesuksesan, kemakmuran, keselamatan, serta perlindungan yang berlimpah dari Allah SWT bagi kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, tausiyah yang disampaikan oleh Tgk. Nasruddin M. Judon (Abi Nas Jeunib) memberikan pesan-pesan mendalam tentang pentingnya evaluasi diri dan peningkatan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam ceramahnya, Abi Nas mengingatkan bahwa salah satu tanda keberhasilan seorang hamba adalah ketika hari ini menjadi lebih baik dibandingkan hari sebelumnya. Menurutnya, semangat memperbaiki diri secara berkelanjutan merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Maka jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka Alhamdulillah. Itulah salah satu bentuk syukur kita kepada Allah SWT,” ungkapnya di hadapan ratusan jamaah.

Abi Nas juga menekankan pentingnya menjaga akhlak sebagai fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Ia menjelaskan bahwa akhlak merupakan sikap yang lahir secara spontan dan tercermin dalam tindakan nyata sehari-hari.

Jika tindakan seseorang baik, maka akhlaknya juga baik. Orang yang berbahagia di akhirat adalah orang yang memiliki hati yang bersih,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa menjaga akhlak mulia bukanlah perkara mudah. Namun demikian, usaha untuk mempertahankan perilaku yang baik, menjauhi sifat-sifat tercela, serta menjaga kebersihan hati merupakan jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Suasana penuh kekhusyukan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para jamaah mengikuti zikir dan tausiyah dengan penuh perhatian sebagai bentuk penghayatan terhadap makna pergantian tahun dalam kalender Hijriah.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap nilai-nilai hijrah dapat terus menginspirasi masyarakat untuk melakukan perubahan positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan sosial. Semangat hijrah diharapkan mampu memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta menjadi pijakan untuk mewujudkan masyarakat Bireuen yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah.