Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Edi Saputra Kembali Pimpin PMI Bireuen, Siap Lanjutkan Pengabdian Kemanusiaan

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:10 WIB Last Updated 2026-07-22T13:10:21Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Edi Saputra, SH., MM., kembali memperoleh kepercayaan untuk memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen setelah terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI PMI Kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (22/7/2026).

Terpilihnya kembali Edi menandai berlanjutnya kepemimpinan di organisasi kemanusiaan tersebut untuk lima tahun ke depan. Kepercayaan itu diberikan oleh seluruh peserta musyawarah yang terdiri atas pengurus PMI kabupaten dan kecamatan setelah melalui agenda evaluasi organisasi serta pembahasan arah kebijakan PMI Bireuen ke depan.

Dalam sambutan usai terpilih, Edi Saputra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus memperkuat peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus kabupaten maupun kecamatan yang telah kembali memberikan kepercayaan kepada saya. Amanah ini akan saya jalankan bersama seluruh pengurus dan relawan. PMI adalah rumah kedua bagi kita semua untuk mengabdi kepada masyarakat," ujar Edi.

Ia mengajak seluruh jajaran pengurus, relawan, serta mitra kerja agar terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam menjalankan setiap program kemanusiaan. Menurutnya, tantangan kemanusiaan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan organisasi yang solid, profesional, dan mampu bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

Edi menegaskan, kepengurusan periode mendatang akan difokuskan pada penguatan kapasitas organisasi, peningkatan pelayanan kemanusiaan, serta pengembangan sumber daya relawan agar PMI Bireuen semakin siap menghadapi berbagai kondisi darurat maupun kegiatan sosial lainnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Muskab VI menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program selama lima tahun terakhir sekaligus menyusun langkah strategis bagi organisasi pada periode berikutnya sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI.

Dalam kesempatan tersebut, Edi turut memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diwujudkan selama masa kepemimpinannya. Salah satu yang menjadi tonggak penting adalah rehabilitasi total Markas PMI Kabupaten Bireuen pada tahun 2025. Sebelumnya markas tersebut tidak lagi berfungsi secara optimal, namun kini telah kembali menjadi pusat pelayanan dan koordinasi berbagai kegiatan kemanusiaan.

"Alhamdulillah, salah satu capaian yang berhasil kita wujudkan adalah rehabilitasi total markas PMI Bireuen. Dengan adanya markas yang representatif, pelayanan kepada masyarakat kini dapat berjalan lebih baik dan lebih maksimal," katanya.

Selain pembangunan markas, Edi menilai keberhasilan PMI Bireuen selama ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, DPRK Bireuen, PMI Aceh, seluruh relawan, serta para mitra yang selama ini terus mendukung berbagai program kemanusiaan.

Secara khusus, Edi mengapresiasi komitmen Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST., yang dinilai selalu hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya terlihat pada pelaksanaan Muskab, tetapi juga saat bencana banjir melanda Kabupaten Bireuen, di mana Bupati turun langsung bersama relawan PMI memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat terdampak.

Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST., saat membuka Muskab VI PMI Kabupaten Bireuen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, relawan, dan mitra PMI yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Menurut Mukhlis, PMI telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR), hingga berbagai aksi sosial lainnya.

"Muskab ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi, sekaligus memilih kepengurusan yang mampu membawa PMI Bireuen menjadi organisasi yang semakin profesional, mandiri, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Mukhlis.

Ia juga berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga integritas organisasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Bireuen.

Musyawarah Kabupaten VI PMI Bireuen dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Bawaslu Bireuen, Ketua KNPI Kabupaten Bireuen, peserta musyawarah, relawan PMI, serta mitra PMI.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi terhadap organisasi, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa membangun PMI Bireuen, yakni A.R. Djuli, almarhum H. Asyeik H. Yusoef, Dr. H. Anwar Idris, serta Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf.

Menutup sambutannya, Edi Saputra memberikan penghargaan kepada seluruh relawan PMI Bireuen yang selama ini menjadi ujung tombak setiap misi kemanusiaan. Ia berharap semangat pengabdian yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga PMI Bireuen semakin dipercaya masyarakat sebagai organisasi yang selalu hadir dalam setiap situasi darurat maupun kegiatan sosial.

"Dengan kebersamaan, saya yakin PMI Bireuen akan semakin kuat, semakin profesional, dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita terus bekerja dengan hati, mengabdi tanpa pamrih, demi kemanusiaan," pungkasnya.