Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Peusangan Selatan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:15 WIB Last Updated 2026-08-18T14:15:34Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Mata Ie, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Selasa (18/8/2026).

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., bersama jajaran pengurus dan relawan PMI turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban yang terdampak musibah tersebut.

Kebakaran yang terjadi di Desa Mata Ie menghanguskan rumah salah seorang warga. Akibat peristiwa itu, korban bersama keluarganya kehilangan tempat tinggal serta sejumlah harta benda yang berada di dalam rumah.

Kondisi tersebut membuat keluarga korban harus menghadapi situasi darurat dan membutuhkan berbagai keperluan dasar untuk menjalani masa pascakebakaran. Merespons kondisi itu, PMI Bireuen segera melakukan langkah tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Bantuan yang diserahkan secara langsung kepada korban meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan tidur serta sejumlah kebutuhan darurat lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga korban selama berada dalam kondisi pascabencana.

Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, kehadiran PMI tidak hanya sebatas memberikan bantuan berupa kebutuhan material, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan duka yang dirasakan oleh Bapak dan keluarga,” ujar Edi Saputra saat menyerahkan bantuan kepada korban.

Ia menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga tersebut. Ia juga berharap korban dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan dan dapat segera bangkit untuk melanjutkan kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal.

Edi menegaskan, PMI Kabupaten Bireuen akan terus berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Menurutnya, respons cepat merupakan bagian penting dari tugas kemanusiaan PMI. Karena itu, koordinasi antara pengurus, relawan dan berbagai pihak terus diperkuat agar PMI dapat hadir memberikan bantuan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

PMI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit mengurangi beban keluarga yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Selain bantuan material, kehadiran pengurus dan relawan PMI di lokasi juga menjadi bentuk dukungan psikososial bagi korban. Dalam situasi kehilangan akibat kebakaran, perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar menjadi hal penting agar keluarga korban tidak merasa menghadapi musibah tersebut seorang diri.

Penyaluran bantuan masa panik ini sekaligus menunjukkan komitmen PMI Kabupaten Bireuen dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bireuen. PMI tidak hanya berperan dalam pelayanan donor darah dan kesehatan, tetapi juga memiliki peran penting dalam penanganan situasi darurat dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, keluarga korban diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir sehingga korban dapat secara bertahap menata kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

PMI Bireuen di bawah kepemimpinan Edi Saputra berkomitmen untuk terus memperkuat gerakan kemanusiaan serta memastikan relawan siap bergerak ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Kehadiran PMI di tengah korban bencana diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kepedulian dan solidaritas kemanusiaan di Kabupaten Bireuen.