Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkab Bireuen Gelar Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri, Perkuat Sinergi Forkopimda

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:56 WIB Last Updated 2026-08-27T01:56:41Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian pejabat lama sekaligus menyambut kehadiran Ketua PN Bireuen yang baru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu malam, 26 Agustus 2026, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Acara turut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan dan sinergi antara lembaga peradilan dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi adat Peusijuek yang berlangsung di Ruang Adat Pendopo Bupati Bireuen. Prosesi tersebut menjadi bagian dari penyambutan sekaligus doa dan harapan agar pejabat yang mendapat amanah baru dapat menjalankan tugas dengan baik.

Setelah prosesi Peusijuek, kegiatan dilanjutkan dengan makan malam bersama serta ramah tamah. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga kalangan akademisi menunjukkan kuatnya hubungan kelembagaan yang selama ini terbangun di Kabupaten Bireuen.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bireuen beserta istri, unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen beserta istri, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, para Asisten Setdakab Bireuen, para kepala SKPK, kepala instansi vertikal, perbankan, alim ulama, rektor universitas swasta, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PN Bireuen sebelumnya, Raden Eka Pramanca Cahyo Nugroho, S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, jajaran Forkopimda, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan tugas di Bireuen.

Raden Eka diketahui telah mengemban amanah sebagai Ketua PN Bireuen selama sekitar dua tahun delapan bulan, sejak Desember 2023.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa selama menjalankan tugas di Bireuen, berbagai bentuk dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah serta unsur Forkopimda menjadi bagian penting dalam menjaga pelaksanaan tugas peradilan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga independensi lembaga peradilan dalam menjalankan tugas dan kewenangan.

Pada kesempatan itu, Raden Eka turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, Forkopimda, dan seluruh masyarakat Bireuen atas dukungan yang telah diberikan selama saya bertugas," ujarnya.

Raden Eka berharap hubungan sinergis yang telah terbangun selama ini dapat terus dilanjutkan oleh Ketua PN Bireuen yang baru. Ia juga berharap kepemimpinan baru nantinya dapat membawa semangat dan warna baru bagi perkembangan PN Bireuen.

Usai menyelesaikan tugasnya di Kabupaten Bireuen, Raden Eka selanjutnya akan menjalankan amanah sebagai Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA.

Sementara itu, Ketua PN Bireuen yang baru, Zulfikar Siregar, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, serta masyarakat Bireuen.

Menurutnya, mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian yang lazim dalam dinamika tugas dan pengabdian aparat penegak hukum. Pergantian tersebut umumnya berlangsung dalam rentang waktu dua hingga tiga tahun sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan tugas.

Zulfikar mengatakan, dirinya siap melanjutkan sinergi yang telah terbangun antara PN Bireuen dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen serta seluruh unsur Forkopimda.

Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, menjamin kepastian hukum, serta menghadirkan putusan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Insyaallah kami akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan pelayanan hukum yang terbaik," katanya.

Zulfikar juga mengungkapkan kekagumannya terhadap Kabupaten Bireuen yang dikenal sebagai Kota Juang dan Kota Santri.

Baginya, karakter dan sejarah Bireuen menjadi bagian penting yang membuat daerah tersebut memiliki identitas kuat, sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya untuk dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Raden Eka atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Ketua PN Bireuen.

Bupati menilai, keberadaan lembaga peradilan merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kepastian hukum dan kondusivitas daerah. Karena itu, komunikasi dan sinergi antara PN Bireuen dengan pemerintah daerah serta unsur Forkopimda perlu terus dipelihara dan diperkuat.

"Sinergitas dalam Forkopimda selama ini telah menjaga kondusivitas dan kepastian hukum di daerah kita. Kami doakan semoga di tempat baru semakin sukses dan karier semakin cemerlang," ujar Bupati Mukhlis.

Menurutnya, selama masa kepemimpinan Raden Eka di PN Bireuen, hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan unsur Forkopimda telah berjalan dengan baik.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Zulfikar Siregar sebagai Ketua PN Bireuen yang baru. Ia berharap pengalaman dan integritas yang dimiliki Zulfikar dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

"Kami meyakini dengan pengalaman dan integritas Bapak, PN Bireuen akan terus memberikan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.

Bupati Mukhlis juga menyoroti peningkatan status PN Bireuen yang kini menjadi Kelas IB. Menurutnya, peningkatan kelas tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme lembaga.

"Dengan status PN Bireuen yang kini Kelas IB, kami berharap kualitas pelayanan semakin meningkat," harapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya memperkuat hubungan kemitraan antarlembaga, khususnya di antara unsur Forkopimda. Sinergi tersebut dinilai sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang berjalan efektif, menjaga stabilitas daerah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan dukungan dari pemerintah, tetapi juga memerlukan kolaborasi seluruh unsur, termasuk lembaga penegak hukum, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, serta berbagai elemen lainnya.

Acara pisah sambut tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada Raden Eka Pramanca Cahyo Nugroho sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan atas pengabdian selama menjalankan tugas di Kabupaten Bireuen.

Penyerahan cinderamata berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sebelum seluruh tamu undangan mengikuti ramah tamah.

Pergantian pimpinan PN Bireuen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan terjaganya sinergi antarlembaga, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap berbagai upaya untuk menciptakan kepastian hukum, rasa keadilan, serta kondisi daerah yang aman dan kondusif dapat terus diwujudkan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bireuen.