Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Layanan Dasar Pascabencana Terus Dipercepat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:59 WIB Last Updated 2026-08-07T03:59:57Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Komitmen tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang dirilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden bertepatan dengan kunjungan kerja Wapres ke Kabupaten Bireuen, Kamis (6/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang sebagai salah satu infrastruktur strategis yang tengah dibangun pemerintah untuk memulihkan konektivitas masyarakat pascabencana.

Melalui pernyataan tertulisnya, Gibran menegaskan bahwa kehadirannya di Aceh bukan hanya untuk melihat perkembangan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan proses penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kehadiran saya di Aceh hari ini adalah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak," ujar Gibran.

Menurutnya, pemerintah terus bekerja secara optimal agar pemulihan infrastruktur maupun layanan dasar di Aceh dapat berlangsung lebih cepat. Namun, ia mengakui masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sehingga membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

"Pemerintah terus bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh. Namun demikian saya menyadari, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan tantangan yang perlu terus dibenahi," katanya.

Karena itu, Wapres menegaskan pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun kritik yang bersifat membangun.

Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Karena itu saya terbuka terhadap setiap aspirasi, masukan, maupun kritik yang konstruktif agar setiap langkah pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," lanjutnya.

Selain menegaskan komitmen percepatan pemulihan, Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam penanganan pascabencana di Aceh.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong membantu proses pemulihan.

Menurut Gibran, semangat gotong royong menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mempercepat bangkitnya daerah terdampak bencana. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur yang aman dan layak digunakan merupakan tanggung jawab pemerintah.

"Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan. Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara. Pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," tegasnya.

Sebagai bagian dari kunjungan kerja tersebut, Wapres meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Jembatan ini merupakan salah satu infrastruktur vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut setelah terdampak bencana.

Di lokasi, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain, melaporkan bahwa progres pembangunan jembatan telah mencapai 80,5 persen dan saat ini memasuki tahap pemasangan struktur utama. Pemerintah menargetkan jembatan permanen tersebut dapat difungsikan pada akhir Desember 2026.

Usai menerima paparan, Wapres meninjau langsung pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung sekaligus memastikan proyek berjalan sesuai target. Ia juga menaruh perhatian terhadap operasional jembatan sementara yang digunakan masyarakat selama proses pembangunan serta rencana normalisasi sungai di sekitar kawasan jembatan.

Kunjungan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah untuk memastikan pemulihan infrastruktur pascabencana tidak hanya berjalan sesuai jadwal, tetapi juga mampu mengembalikan akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah terdampak.

Turut mendampingi Wakil Presiden dalam kunjungan tersebut antara lain Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, dan Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.