Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jembatan Darurat Kubang Itam Rusak Diterjang Luapan Air, Bupati Bireuen Perintahkan Penanganan Cepat

Rabu, 30 September 2026 | 21:49 WIB Last Updated 2026-09-30T14:49:04Z


 

Detikacehnews.id | Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, meninjau langsung kondisi jembatan darurat di Dusun Kubang Itam, ruas jalan penghubung Desa Balee Panah dan Desa Seuneubok Dalam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang mengalami kerusakan setelah diterjang luapan air, Rabu (30/9/2026).

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Juli, dalam keterangannya menyampaikan, Bupati Mukhlis turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan sekaligus memastikan penanganan terhadap akses masyarakat tersebut dapat dilakukan dengan segera.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli Amir, ST., MT, serta Camat Juli, Hendri Maulana, S.STP.

Muhajir menjelaskan, jembatan darurat di Dusun Kubang Itam sebelumnya dibangun menggunakan material pohon kelapa sebagai akses sementara setelah terjadinya bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatra.

Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan dan runtuh pada Selasa malam (29/9/2026), setelah dihantam luapan air dari alur yang berhulu di kawasan perbukitan Cot Sirula, Seuneubok Dalam.

“Luapan air terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bireuen sejak sore hingga malam hari. Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat dan menghantam jembatan darurat yang selama ini digunakan masyarakat,” ujar Muhajir.

Menurutnya, kerusakan jembatan tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat Dusun Kubang Itam karena akses tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan warga dengan wilayah di sekitarnya.

Bupati Perintahkan Penanganan Segera

Setelah melihat kondisi di lapangan dan berdialog dengan masyarakat, Bupati Mukhlis langsung memberikan instruksi kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bireuen agar perbaikan jembatan darurat segera dilakukan.

Bupati meminta material untuk perbaikan segera disiapkan dan pengerjaan dilakukan secepat mungkin agar akses masyarakat tidak terlalu lama terganggu.

“Bupati memerintahkan agar hari ini juga dilakukan pengadaan 10 batang pohon kelapa tua dengan panjang masing-masing sekitar 20 meter untuk digunakan dalam perbaikan jembatan darurat tersebut,” kata Muhajir.

Ia menyampaikan, perintah tersebut diberikan mengingat posisi jembatan sangat vital bagi masyarakat Dusun Kubang Itam.

“Jembatan darurat ini harus langsung diperbaiki hari ini juga, karena merupakan satu-satunya akses penghubung vital bagi warga Dusun Kubang Itam untuk keluar dan masuk dusun dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Bupati Mukhlis sebagaimana disampaikan Muhajir.

Bupati, lanjut Muhajir, meminta jajaran teknis memastikan penanganan dilakukan dengan cepat sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan akses tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bupati Siapkan Solusi Jangka Panjang

Selain penanganan darurat, Bupati Mukhlis juga menyampaikan rencana pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.

Muhajir mengatakan, di hadapan masyarakat, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan pembangunan jembatan permanen pada tahun anggaran mendatang.

“Tahun depan kita usahakan jembatan permanen kita bangun di sini,” kata Bupati Mukhlis.

Menurut Muhajir, rencana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap kebutuhan akses masyarakat Dusun Kubang Itam.

Selama ini, masyarakat masih mengandalkan jembatan darurat sebagai akses penghubung. Dengan adanya jembatan permanen nantinya, diharapkan konektivitas masyarakat dapat lebih terjamin dan akses transportasi menjadi lebih aman.

Warga Gotong Royong Buka Jalur Alternatif

Sementara itu, Muhajir menyampaikan bahwa masyarakat setempat juga bergerak melakukan penanganan secara gotong royong.

Warga Dusun Kubang Itam terlihat bersama-sama menimbun dan memperbaiki jalur alternatif yang berada tidak jauh dari lokasi jembatan yang mengalami kerusakan.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu membuka akses sementara bagi masyarakat sembari menunggu perbaikan jembatan darurat selesai dilakukan.

“Di lokasi juga terlihat masyarakat bergotong royong menimbun jalur alternatif. Ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menangani kondisi yang terjadi di wilayah mereka,” jelas Muhajir.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bireuen mengapresiasi kepedulian dan gotong royong masyarakat dalam menjaga akses transportasi tetap terbuka di tengah kondisi tersebut.

Bupati Dengarkan Langsung Aspirasi Warga

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Mukhlis juga berdialog langsung dengan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Muhajir menyebutkan, dialog tersebut dilakukan untuk mendengarkan kondisi yang dialami masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan penanganan di lapangan dapat diketahui secara langsung oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, kehadiran Bupati di lokasi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat mendapat respons secara cepat.

“Bupati ingin memastikan persoalan ini segera ditangani karena menyangkut akses utama masyarakat. Karena itu, setelah melihat kondisi langsung di lapangan, beliau langsung memberikan instruksi kepada Dinas PUPR,” kata Muhajir.

Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjutnya, akan terus memantau proses perbaikan jembatan tersebut hingga akses masyarakat kembali dapat digunakan.

Muhajir berharap perbaikan darurat dapat diselesaikan secepatnya dengan tetap memperhatikan kondisi teknis dan keselamatan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa rencana pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut akan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan konektivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Juli.