Detikacehnews.id | Bireuen – Program Studi S-1 Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim kembali menambah deretan program studi yang berhasil meraih status Terakreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Capaian tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan LAMDIK Nomor 2036/SK/LAMDIK/Ak-ISK/S/IX/2026, sekaligus memperkuat posisi FKIP Universitas Almuslim dalam pengembangan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Dengan diraihnya akreditasi Unggul oleh Program Studi Pendidikan Matematika, kini terdapat lima program studi di lingkungan FKIP Universitas Almuslim yang berstatus Terakreditasi Unggul, yakni Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Ketua Lembaga Percepatan Akreditasi dan Digitalisasi (LPAD) Universitas Almuslim, Asrul Karim, M.Pd., menyampaikan capaian tersebut kepada media ini, Senin siang, 21 September 2026.
Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang FKIP Universitas Almuslim dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan akademik. Terlebih, sepanjang September 2026, sebanyak empat program studi FKIP Universitas Almuslim memperoleh status Terakreditasi Unggul melalui proses penilaian LAMDIK.
Keempat program studi tersebut adalah Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pendidikan Matematika. Sementara itu, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) telah lebih dahulu memperoleh status akreditasi Unggul sejak 2019.
Empat Prodi Raih Unggul pada September
Keberhasilan empat program studi memperoleh status Unggul dalam satu bulan menjadi capaian tersendiri bagi FKIP Universitas Almuslim.
Proses tersebut tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui tahapan persiapan, evaluasi, asesmen serta pembenahan berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di tingkat program studi.
Asrul Karim menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari terpenuhinya berbagai kriteria yang menjadi bagian dari proses asesmen LAMDIK.
Menurutnya, terdapat sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian dalam proses penilaian, antara lain kualitas Dosen Tetap Program Studi (DTPS), kurikulum, pembelajaran mikro atau microteaching, pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui siklus PPEPP, produktivitas karya inovatif dan publikasi ilmiah mahasiswa, serta produktivitas publikasi DTPS.
Berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan dan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada masing-masing program studi.
“Pendampingan diarahkan tidak hanya pada kesiapan dokumen, tetapi juga pada penguatan budaya mutu, keberlanjutan pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal, peningkatan kualitas tata kelola, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan akademik dan penjaminan mutu perguruan tinggi,” jelas Asrul.
Ia menambahkan, LPAD Universitas Almuslim akan terus memberikan pendampingan kepada program studi, tidak hanya dalam menghadapi proses akreditasi, tetapi juga dalam menjaga keberlanjutan budaya mutu setelah status akreditasi diperoleh.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Almuslim, Bulan Nuri, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas ditetapkannya program studi yang dipimpinnya sebagai program studi Terakreditasi Unggul.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses persiapan dan evaluasi yang dilakukan secara bersama-sama oleh tim program studi, dengan dukungan dari fakultas dan universitas.
Sebelumnya, Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Matematika oleh LAMDIK dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 18–19 September 2026.
Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Pertemuan awal asesmen dilaksanakan dari Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Pusat Administrasi Universitas Almuslim.
Proses asesmen menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi Pendidikan Matematika telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Hasil tersebut kemudian menjadi bagian dari proses penilaian LAMDIK hingga akhirnya Program Studi Pendidikan Matematika ditetapkan memperoleh status Terakreditasi Unggul melalui SK Nomor 2036/SK/LAMDIK/Ak-ISK/S/IX/2026.
Pendidikan Bahasa Inggris dan Biologi Lebih Dahulu
Sebelum Pendidikan Matematika memperoleh status Unggul, dua program studi lainnya di lingkungan FKIP Universitas Almuslim juga telah menyelesaikan proses asesmen LAMDIK pada September 2026.
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menjalani Asesmen Lapangan pada Jumat–Sabtu, 11–12 September 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan pertemuan awal berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Pusat Administrasi Universitas Almuslim.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Zuraini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diperoleh.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses persiapan dan evaluasi yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh tim program studi dengan dukungan fakultas dan universitas.
Sementara itu, Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan Asesmen Lapangan pada Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Nadia Aldyza, S.Pd., M.Pd., menyambut baik hasil akreditasi Unggul yang diraih program studi tersebut.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam mempersiapkan serta menjalani proses evaluasi akreditasi.
Pendidikan Bahasa Indonesia Ikut Menyusul
Capaian berikutnya datang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Program studi tersebut menjalani Asesmen Lapangan LAMDIK pada Selasa–Rabu, 15–16 September 2026, yang juga dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Nia Astuti, M.Pd., turut menyampaikan rasa syukur atas capaian status Unggul.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses persiapan yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh tim program studi, dengan dukungan dari fakultas dan universitas.
Rangkaian asesmen tersebut kemudian melengkapi capaian empat program studi FKIP Universitas Almuslim yang berhasil memperoleh status Terakreditasi Unggul sepanjang September 2026.
Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., mengungkapkan rasa syukur atas kembali bertambahnya program studi di lingkungan FKIP yang memperoleh status Terakreditasi Unggul.
“Alhamdulillah, sudah bertambah lagi prodi yang Unggul di Universitas Almuslim,” ujar Dr. Sari Rizki.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh sivitas akademika FKIP Universitas Almuslim untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Ia menegaskan, keberhasilan empat program studi memperoleh status Unggul pada September 2026 tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen akreditasi, tetapi merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun sistem penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
“Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen, sinergi dan kerja sama berbagai pihak dalam mempersiapkan proses akreditasi secara sistematis dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dr. Sari mengatakan, proses persiapan akreditasi dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan sistem penjaminan mutu internal, pemenuhan standar pendidikan tinggi serta pengembangan tata kelola program studi.
“Upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan sistem penjaminan mutu internal, pemenuhan standar pendidikan tinggi, serta pengembangan tata kelola program studi yang berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, status Unggul yang diperoleh bukanlah titik akhir. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi dasar untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas program studi pada masa mendatang.
Rektor: Wujud Kerja Kolektif
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan empat program studi FKIP memperoleh status Terakreditasi Unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur di lingkungan Universitas Almuslim.
Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, unit penjaminan mutu, pengelola program studi, dosen, Kepala Laboratorium Microteaching, tenaga kependidikan, mahasiswa serta berbagai unsur pendukung lainnya.
“Keberhasilan empat program studi di lingkungan FKIP meraih status Terakreditasi Unggul merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan mutu dan daya saing Universitas Almuslim,” ujar Dr. Marwan.
Ia menegaskan, capaian akreditasi tersebut bukan akhir dari proses penjaminan mutu. Sebaliknya, status Unggul harus menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi, perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.
“Capaian ini bukanlah akhir dari proses penjaminan mutu, tetapi menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi, perbaikan dan pengembangan mutu secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara program studi, fakultas, unit penjaminan mutu dan unit-unit pendukung lainnya dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang semakin baik.
Lima Prodi FKIP Berstatus Unggul
Dengan ditetapkannya Program Studi Pendidikan Matematika sebagai Terakreditasi Unggul, FKIP Universitas Almuslim kini memiliki lima program studi berstatus Unggul.
Kelima program studi tersebut masing-masing Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Empat program studi pertama memperoleh status Unggul pada September 2026, sementara PGSD telah lebih dahulu menyandang status Unggul sejak 2019.
Capaian tersebut memperlihatkan perjalanan Universitas Almuslim dalam membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar akreditasi, tetapi juga pada peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan.
Bagi Dr. Marwan, capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan baru bagi seluruh sivitas akademika untuk mempertahankan kualitas yang telah dibangun.
Ia berharap status Unggul yang telah diperoleh dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta berbagai inovasi akademik lainnya.
“Status Unggul ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu,” ujarnya.
Dengan demikian, keberhasilan empat program studi di Universitas Almuslim memperoleh status Terakreditasi Unggul pada September 2026, ditambah PGSD yang telah lebih dahulu memperoleh status Unggul, menjadi bagian penting dalam perjalanan Universitas Almuslim membangun budaya mutu.
Capaian tersebut sekaligus menjadi pijakan bagi Universitas Almuslim untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan dalam penyelenggaraan pendidikan, sehingga predikat Unggul tidak berhenti sebagai status administratif, tetapi tercermin dalam kualitas pembelajaran, kompetensi lulusan, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tata kelola akademik, serta kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan pendidikan di tingkat daerah, nasional maupun internasional.
