Notification

×

Iklan

Iklan



Tag Terpopuler

Demi Rapor Mutu Pendidikan, Guru SMAN 1 Jeunieb Wujudkan Soal SAS Berbasis Literasi dan Numerasi

Rabu, 16 November 2022 | 15:56 WIB Last Updated 2022-11-16T08:56:59Z

Demi Rapor Mutu Pendidikan, Guru SMAN 1 Jeunieb Wujudkan Soal SAS Berbasis Literasi dan Numerasi


Detikacehnews.id | Bireuen - Dalam rangka meningkatkam nilai rapor mutu pendidikan, guru SMA Negeri 1 Jeunieb adakan penyusunan soal Sumatif Akhir Semester (SAS) berbasis literasi dan numerasi di ruangan Laboratorium Komputer setempat, Rabu, (15/11/2022).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala SMA Negeri 1 Jeunieb, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P saat dikonfirmasi awak media detikacehnews.id via WhatsApp.

"Benar, guru kami hari ini sedang menyusun soal SAS berbasis literasi dan numerasi untuk persiapan ujian akhir semester nanti," ujarnya.

Nurul Aini menjelaskan menyusun soal SAS berbasis numerasi dan literasi ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan nilai Rapor Mutu Pendidikan SMA Negeri 1 Jeunieb. Hal ini berdasarkan hasil Analisis Tim Pengembang Sekolah (TPS) dan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) terhadap Capaian Rapor Mutu Pendidikan sekolah ini beberapa waktu yang lalu sehingga disepakati untuk SAS kali ini harus berbasis literasi dan numerasi agar membiasakan peserta didik menyelesaikan soal dalam evaluasi apapun.

Lanjutnya, kegiatan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan laboratorium komputer setelah kegiatan Proses Belajar mengajar berakhir. Namun guru juga boleh menyusun soal di rumah atau ditempat lain, tidak harus disekolah.

"Jika mereka secara bersamaan menyusun soal disekolah, itu dibolehkan bahkan saya senang karena mereka bisa lebih fokus tanpa terganggu dengan hal lain. Tapi yang jelas ini bukan permintaan saya atau pihak lainnya. Mereka mau sendiri, mungkin mereka merasa lebih nyaman berada di sekolah meskipun sudah selesai jam tugas," ungkapnya.

Nurul Aini mengaku sangat senang dan bangga atas inisiatif guru SMA Negeri 1 Jeunieb yang mau meluangkan waktu untuk duduk bersama melakukan progres yang dapat menunjang pendidikan yang di lebih bermutu di sekolah.

Usai kegiatan belajar mengajar berakhir, ia dibuat takjub dengan pemandanga dewan guru SMA Negeri 1 Jeunieb terlihat tidak ada yang ingin beranjak meninggalkan sekolah penggerak yang satu ini.

"Tidak ada yang melarang mereka untuk pulang dan tidak ada juga yang meminta mereka untuk tetap berada di sekolah. Beberapa diantara mereka berkumpul di lobi membicarakan sesuatu. kemudian ada yang beranjak menuju ruangan lain. Satu persatu semua menuju ke ruangan itu. Ada apa disana? Rasa ingin tahu membuat saya membuntuti mereka. Langkah saya terhenti diruangan yang sepi padahal ada banyak guru disana. Masing-masing sibuk dengan komputernya, hanya terdengar musik lembut dengan volume yang sengaja dikecilkan. Saya beranikan diri untuk masuk dan menyapa salah satu guru yang duduk dekat pintu, dari jawaban nya saya tahu bahwa mereka sedang menyusun soal," pungkasnya sambil menceritakan keadaan sekolah usai jam belajar berakhir.

"Inilah SMA Negeri 1 Jeunieb, ada banyak program untuk mandiri berubah di sekolah ini. Semoga sukses selalu," tambahnya dengan semangat.

Sementara itu, Wakil Kepala SMA Negeri 1 Jeunieb Bidang Kurikulum, Puan Purnamawati, S.Pd.I. menuturkan soal yang disusun ini akan digunakan pada sumatif bagi peserta didik SMA Negeri 1 Jeuineb yang direncanakan dilaksanakan diawal Desember nanti.

"Soal kali ini sedikit berbeda dengan yang sebelumnya karena berbasis literasi dan numerasi untuk semua mata pelajaran," ujarnya.

Ia menambahkan literasi dan numerasi diintegrasikan dalam soal melalui wacana dalam bentuk tulisan eksposisi dan numerik dalam sebuah wacana yang minimal terdiri dari 200 kata. Wacana ini diberikan pada bagian awal sebelum soal dituliskan baik untuk soal dalam bentuk pilihan ganda maupun essay. Satu wacana ini berlaku paling banyak untuk tiga soal.

"Kita berharap, apa yang kami kerjakan hari ini dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan sehingga peningkatan nilai rapor mutu pendidikan dapat tercapai dengan baik," harapnya.