Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perdana di Aceh, UNIKI Terima SK Izin Pembukaan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh

Kamis, 22 Juni 2023 | 10:19 WIB Last Updated 2023-06-22T03:19:22Z

 

Perdana di Aceh, UNIKI Terima SK Izin Pembukaan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra AcehFoto : Rektor UNIKI, Prof. Dr. H. Apridar, SE., M.Si saat menerima SK Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh di Kantor LLDikti Wilayah III, Banda Aceh.


Detikacehnews.id | Bireuen - Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Kabupaten Bireuen menerima Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh.

Penyerahan SK tersebut diterima langsung oleh Rektor UNIKI, Prof. Dr. H. Apridar, SE., M.Si pada Rabu, 21 Juni 2023 di Kantor LLDikti Wilayah III, Banda Aceh.

"Alhamdulillah SK Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh sudah kami terima kemarin," ujar Prof. Apridar saat dikonfirmasi awak media detikacehnews.id via WhatsApp, Kamis, (22/6/2023).

Prof. Apridar menjelaskan bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh ini perdana di Aceh dan sudah resmi berdasarkan SK Kemendikbud RI Nomor : 540/E/O/2023 Tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh Program Sarjana di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI).

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIKI Bireuen, Dra Zahara, M.Pd., mengatakan saat ini dilingkup FKIP UNIKI sudah ada tiga prodi yang berjalan, yaitu Prodi Pendidikan Jasmani (S1), Prodi Seni Pertunjukkan (S1), dan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh yang baru saja keluar SK.

"Alhamdulillah kami sudah mengantongi SK Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh untuk jenjang S1. Ini merupakan Prodi perdana yang ada di Aceh," tuturnya.

Ia menuturkan bahwa prodi ini perdana dan langka di Aceh sekaligus menindaklanjuti adanya Qanun Bahasa Aceh pada tahun 2022 yang di godok Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) serta saat ini sudah menjadi menjadi Qanun.

Salah satu pasal berbunyi, setelah dua tahun Qanun ditetapkan, seluruh sekolah dibawah pemerintahan Aceh, harus ada mata pelajaran Bahasa Aceh di semua jenjang pendidikan. Namun, kendalanya belum ada guru Bahasa Aceh yang lahir dari program sarjana keguruan.

Untuk itu, UNIKI mengambil peran penting dalam rangka menjawab Qanun Aceh yang sudah ditetapkan dengan melahirkan Prodi ini.

"Jadi, tahun 2025 nanti harus ada mata pelajaran Bahasa Aceh. Kami dari sekarang mulai mendidik para calon guru dengan membuka Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh. Sudah ada enam dosen yang siap mengajar dan mendidik calon guru Bahasa Aceh," ucap Dra. Zahara.

Lanjutnya, UNIKI Bireuen mulai saat ini sudah membuka penerimaan mahasiswa baru untuk prodi baru dan satu-satunya di Provinsi Aceh yaitu Pendidikan Bahas dan Sastra Aceh program sarjana (S1). Bagi yang berminat silahkan mendaftar dan untuk informasi lebih lanjut silahkan datang ke kampus UNIKI.

"Tahap pertama prodi ini, kami akan menerima 32 mahasiswa baru," sebut Dekan FKIP.

Disamping itu, Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si menyambut baik dan bersyukur atas keluar SK Izin Pembukaan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh di UNIKI.

Ia menyebutkan setelah lahirnya Qanun Bahasa pada salah satu pasal yang menyatakan dua tahun setelah Qanun di lembar daerahkan maka semua sekolah dibawah Pemerintah Aceh harus mengajarkan Bahasa Aceh.

"UNIKI berupaya serius menjawab Qanun Aceh tentang penggunaan Bahasa Aceh di semua jenjang bahkan wajib diajarkan di semua jenjang Pendidikan. Dan alhamdulillah hari ini sudah lahir satu prodi perdana di Aceh dan langka sekali, yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh," ujarnya.

Amiruddin Idris yang juga Anggota DPRA Dapil 3 Bireuen mengatakan hal ini dilakukan untuk melestarikan Bahasa Aceh yang benar dan tidak hilang ditelan masa terutama dikalangan milenial yang kini menjadi momok dengan bahasa khas daerahnya sendiri.

"Bahasa ibu (Bahasa Aceh) itu sangat penting, UNIKI menyahuti Qanun ini dengan bekerja keras melahirkan guru melalui Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh. Nanti mahasiswa dapat menindaklanjuti qanun bahasa Aceh tersebut," tuturnya.

"Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat terutama siswa SMA yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi maka silahkan mendaftar di UNIKI dengan memilih prodi yang membuka peluang besar kedepan di dunia kerja. Salah satunya seperti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh," ajak Amiruddin Idris.