Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mahasiswa KKM Universitas Almuslim Bantu Pemulihan Psikologis Anak-Anak Terdampak Banjir di Peusangan Selatan

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:35 WIB Last Updated 2026-01-15T14:35:57Z

Dokumentasi foto bersama mahasiswa KKM Universitas Almuslim dengan anak pengungsi di desa Krueng Beukah, Kecamatan Peusangan Selatan.

 

Detikacehnews.id | Bireuen – Pasca bencana banjir yang melanda Desa Krueng Beukah, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, dampak psikologis masih dirasakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Trauma akibat bencana tersebut menyebabkan sebagian anak mengalami kecemasan dan kehilangan keceriaan dalam beraktivitas sehari-hari.


Merespon kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim melaksanakan kegiatan trauma healing sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 20 Desember 2025, bertempat di Desa Krueng Beukah, dengan sasaran utama anak-anak yang terdampak banjir.


Kegiatan trauma healing ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dani Pratama Putra, M.Ling., serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Krueng Beukah yang dipimpin oleh Keuchik Munawar, S.P. Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Ketua Kelompok KKM, Alfi Ikhtihar, didampingi Wakil Ketua Muzammil.


Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM Universitas Almuslim mengemas kegiatan trauma healing melalui aktivitas menggambar dan mewarnai yang bersifat edukatif dan menyenangkan. Metode ini dipilih sebagai media ekspresi bagi anak-anak untuk menyalurkan perasaan dan emosi mereka secara positif, sekaligus membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan akibat pengalaman bencana.


Mahasiswa KKM yang terlibat aktif dalam kegiatan ini terdiri dari Riska Ramadhani, Nazia Nuzula, Alya Amelia Vega, Leni Sartika, Sulisma, Miska Khairiyah, Ira Zulfira, Norma, Ea Azyzie Azwa, Naswa Aulia, Cut Nurliza, Syifa Salsabila, dan Jumiati. Seluruh anggota kelompok secara bergantian mendampingi anak-anak dengan penuh perhatian dan kehangatan selama kegiatan berlangsung.


Seiring berjalannya kegiatan, suasana yang semula terasa canggung perlahan berubah menjadi lebih ceria. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap aktivitas, tertawa, dan saling berinteraksi dengan mahasiswa KKM. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menciptakan rasa aman dan kebersamaan yang sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan pasca bencana.


Ketua Kelompok KKM Universitas Almuslim, Alfi Ikhtihar, menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk membantu anak-anak kembali merasa aman, nyaman, dan bahagia setelah mengalami peristiwa banjir. Menurutnya, perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak merupakan bagian penting dalam upaya pemulihan pasca bencana.


Kegiatan ini kami rancang sebagai sarana hiburan sekaligus pemulihan psikologis bagi anak-anak. Kami ingin menghadirkan kembali senyum dan keceriaan mereka, agar perlahan dapat melupakan pengalaman traumatis akibat banjir,” ujar Alfi.


Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM Universitas Almuslim, Dani Pratama Putra, M.Ling., mengapresiasi inisiatif dan kepedulian mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan trauma healing ini sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.


Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk belajar secara akademik, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Kegiatan trauma healing ini merupakan langkah yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan dukungan psikologis pasca bencana,” ungkap Dani.


Apresiasi juga disampaikan oleh Keuchik Desa Krueng Beukah, Munawar, S.P. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKM Universitas Almuslim atas kepedulian dan kontribusi yang diberikan kepada masyarakat desa.


Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan kepedulian mahasiswa KKM Universitas Almuslim. Kegiatan ini sangat membantu anak-anak kami untuk kembali ceria dan semangat setelah mengalami musibah banjir. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal kebaikan bagi semuanya,” tutur Munawar.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Universitas Almuslim berharap dapat memberikan dampak positif bagi proses pemulihan psikologis anak-anak serta memperkuat semangat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Krueng Beukah. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam menghadapi situasi pasca bencana.