![]() |
| Foto Anggota DPRK Bireuen, Tgk. Ismayadi. |
Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam membuka akses pendidikan keagamaan yang lebih luas dan inklusif, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Pesantren Istiqamatuddin Babul Jannah dianggap telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pendidikan Islam serta pembinaan akhlak generasi muda Aceh.
Menurut Tgk. Ismayadi, kebijakan penggratisan biaya pendaftaran tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama pascamusibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. Banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi, sehingga membutuhkan dukungan konkret agar anak-anak mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan, khususnya di lembaga pendidikan pesantren.
Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan pesantren, Tgk. Ismayadi turut mengambil peran dengan memberikan subsidi biaya pendidikan berupa penggratisan SPP selama enam bulan bagi santri baru yang berasal dari wilayah Kecamatan Peusangan Raya, Jangka, Peusangan Siblah Krueng, dan Peusangan Selatan.
“Ini merupakan bentuk apresiasi saya kepada Pesantren Istiqamatuddin Babul Jannah yang telah menggratiskan biaya pendaftaran untuk seluruh santri baru. Khusus untuk empat kecamatan tersebut, saya ikut berkontribusi dengan menggratiskan biaya SPP selama enam bulan bagi santri baru yang mendaftar mulai sekarang,” ujar Tgk. Ismayadi.
Program subsidi SPP ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua santri, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk menimba ilmu agama dalam lingkungan pesantren yang kondusif dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami.
Tgk. Ismayadi menegaskan bahwa program ini bersifat tahap awal, dan ke depan akan terus dievaluasi sesuai dengan kondisi serta kemampuan yang ada. Ia berharap, langkah ini dapat menjadi pemantik semangat bagi pihak lain untuk turut berpartisipasi dalam mendukung keberlangsungan pendidikan pesantren di Aceh.
Adapun persyaratan untuk mendapatkan subsidi SPP enam bulan tersebut mengikuti ketentuan pendaftaran pesantren sebagaimana biasa, dengan tambahan surat keterangan tidak mampu dari geuchik (kepala desa) setempat sebagai syarat utama bagi calon santri penerima subsidi.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait pendaftaran santri baru maupun program subsidi ini, dapat menghubungi langsung nomor kontak 0823-1571-3395.
Di akhir pernyataannya, Tgk. Ismayadi berharap sinergi antara pesantren, masyarakat, dan para pemangku kebijakan dapat terus terjalin demi menciptakan generasi Aceh yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu bersaing di masa depan.
“Semoga ikhtiar kecil ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memajukan pendidikan Islam di Aceh,” pungkasnya.
