Detikacehnews.id | Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal untuk mengonsolidasikan kembali kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat setelah libur panjang.
Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh para pejabat struktural, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta seluruh ASN. Dalam arahannya selaku pembina apel, Bupati menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh peserta apel sekaligus mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas kerja antarinstansi.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan saling memaafkan yang terbangun selama Idul Fitri harus menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh menurun setelah masa libur, melainkan harus semakin ditingkatkan, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat yang biasanya meningkat pasca Lebaran.
“Momentum Idul Fitri hendaknya menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen kita dalam bekerja. Kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas harus terus dijaga agar pelayanan publik berjalan optimal,” ujar Bupati dalam arahannya.
Selain menyoroti pentingnya disiplin kerja, Bupati juga menekankan perlunya percepatan penyerapan anggaran, terutama karena saat ini telah memasuki triwulan kedua tahun anggaran. Ia mengingatkan bahwa keterlambatan penyerapan anggaran dapat berdampak pada tertundanya pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.
Percepatan tersebut, lanjutnya, tidak hanya bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai jadwal, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan penyerapan anggaran yang tepat waktu, berbagai kegiatan pembangunan dapat segera dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Program-program pembangunan harus segera dieksekusi. Penyerapan anggaran yang cepat dan tepat akan mendorong perputaran ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan disiplin ASN, pada hari pertama masuk kerja dilakukan pengecekan sampel kehadiran pegawai di dua SKPD secara acak. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya transparansi sekaligus evaluasi terhadap kepatuhan ASN terhadap aturan jam kerja yang berlaku.
Berdasarkan data rekapitulasi sementara, tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja mencapai sekitar 90 persen. Persentase tersebut dinilai cukup tinggi dan menunjukkan tingkat kesadaran serta tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan setelah masa libur Idul Fitri.
Bupati mengapresiasi tingkat kehadiran tersebut, namun tetap mengingatkan agar kedisiplinan tidak hanya dijaga pada hari pertama, melainkan menjadi budaya kerja yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif kepada masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN menjadikan semangat Idul Fitri sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi demi kemajuan daerah.
“Idul Fitri harus menjadi titik balik bagi kita untuk bekerja lebih keras, lebih jujur, dan lebih disiplin demi kemajuan Kabupaten Bireuen yang kita cintai,” pungkasnya.
